Gian Piero Gasperini memberikan sinyal positif soal kondisi Paulo Dybala jelang laga panas Roma kontra Atalanta di Stadio Olimpico, Sabtu (5/10/2024). Pelatih asal Italia itu mengungkapkan bahwa Dybala akan menjalani tes kebugaran pada hari pertandingan. Meski begitu, ia tetap berharap penyerang Argentina itu bisa tampil.

“Dybala tidak mengalami masalah yang serius, tetapi dia akan mencoba hari ini. Yang penting dia merasa tenang dan yakin bisa bermain,” ujar Gasperini, seperti dilansir dari Football Italia.

Roma memang sedang dalam tren positif di awal musim. Namun, jadwal berat sudah menanti. Setelah Atalanta, pasukan Giallorossi akan berjumpa Inter, Como, dan Napoli. Belum lagi komitmen Eropa, termasuk menjamu Real Madrid pada 14 Oktober mendatang.

Ujian Kekuatan, Bukan Sekadar Kedewasaan

Gasperini menegaskan laga kontra Atalanta bukan sekadar ujian kedewasaan timnya. Ia lebih suka menyebutnya sebagai ujian kekuatan. “Kami menghadapi banyak tim hebat dalam 12 pertandingan pertama. Besok kami bertemu tim yang punya nilai bagus dan start-nya mulus. Ini laga layaknya Liga Champions,” tambahnya.

Selain Dybala, Gasperini juga memberi kabar terbaru soal Evan Ndicka dan Lorenzo Pellegrini. Ndicka diperkirakan siap tampil, sementara Pellegrini masih terus berusaha pulih dan belum tentu bisa bermain sebelum jeda internasional.

Pelatih 66 tahun itu menegaskan akan terus mengelola skuadnya secara bertahap, terutama dengan padatnya jadwal. “Program bisa dibuat, tapi tidak pernah pasti. Jika ada pemain yang bermasalah kecil, saya mencoba menyimpannya dan memainkan yang benar-benar fit,” jelasnya.

Pasar Bebas? Gasperini Tidak Yakin

Gasperini juga angkat bicara soal rencana Roma yang mungkin bergerak di pasar bebas setelah bursa transfer ditutup. Namun, ia pesimistis akan ada peluang bagus. “Saya pikir itu sulit. Saya tidak tahu peluang apa yang bisa muncul. Saya tidak mau terlalu berharap,” tegasnya.

Yang menarik, Gasperini memberi pujian tinggi pada atmosfer ruang ganti Roma yang dinilainya sangat positif. “Ini lingkungan yang menyenangkan untuk datang setiap pagi. Ketika tidak ada pertengkaran atau kebencian dan ada kesenangan bekerja, itu luar biasa,” ungkapnya.

Atmosfer semacam itu diyakini bisa menjadi kunci sukses Roma untuk melanjutkan performa apik akhir musim lalu dan bersaing di papan atas Serie A. Semua mata kini tertuju pada duel panas di Olimpico—mampukah Roma membuktikan diri sebagai calon kuat?