Panggung Serie A akhir pekan ini bakal menyajikan duel sarat gengsi ketika Lazio harus bertamu ke markas Juventus di Turin. Pelatih Biancocelesti, Gennaro Gattuso, dengan jujur mengakui bahwa sang lawan memiliki kualitas skuad yang lebih tangguh di atas kertas. Meski demikian, ia memastikan anak asuhnya sama sekali tidak akan datang dengan rasa ciut.

Hingga giornata keenam, performa I Biancocelesti terbilang cukup menjanjikan dengan mengoleksi 16 poin dan tengah memburu kemenangan ketiga secara beruntun. Menanggapi posisi timnya yang berada di papan atas, Gattuso memilih untuk tetap membumi dan menganggap klasemen saat ini masih terlalu dini untuk dijadikan tolok ukur utama perjalanan musim ini.

"Besok adalah pekan ketujuh, jadi itu masih sangat reduktif karena masih ada 31 pertandingan tersisa," ujar juru taktik berusia matang tersebut dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan, dilansir dari Football Italia. Ia sadar betul bahwa lawannya adalah tim hebat yang kerap mendominasi jalannya pertandingan.

Gattuso menyoroti bagaimana Si Nyonya Tua kini tampil lebih bervariasi dengan ancaman dari berbagai lini, mulai dari kecepatan pemain sayap hingga ancaman bola mati. Oleh karena itu, ia menuntut para penggawa Lazio untuk tampil berani, menjaga intensitas tinggi, dan tidak hanya sekadar bertahan di area sendiri sepanjang laga.

"Kami harus pergi ke Turin dengan kesadaran bahwa kami menghadapi tim hebat. Apa yang saya minati adalah keberanian. Kami harus bermain dengan mentalitas tanpa rasa takut," pungkasnya tegas demi mendongkrak mentalitas tim jelang lawatan krusial ini.