Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, membuat pengakuan mengejutkan jelang duel penting timnya kontra Juventus di ajang Serie A. Juru taktik asal Italia ini blak-blakan menceritakan masa-masa sulit di awal karier manajerialnya yang sempat membuatnya nyaris melambaikan tangan tanda menyerah dari dunia pinggir lapangan.
Dilansir dari Football Italia, Gattuso mengakui bahwa tekanan besar pada awal kepelatihannya sempat membuat fisik dan mentalnya terganggu secara drastis. Ia bahkan selalu merasa sakit perut setiap kali pulang ke rumah usai mendampingi timnya bertanding akibat amarah dan stres yang menumpuk di dalam dirinya.
Namun, hasrat mendalam terhadap si kulit bundar mengalahkan segalanya. Setelah sempat mencoba vakum dan berdiam diri di rumah selama beberapa bulan, pelatih berusia matang itu justru merasa frustrasi dan malah mengganggu orang-orang terdekatnya karena rindu berat atmosfer lapangan hijau.
Kini, bersama klub ibu kota Italia yang telah mengemas 16 poin dari enam laga awal musim ini, ia merasa menemukan kembali tempatnya. Pengalaman menukangi berbagai klub luar negeri di masa lalu diakuinya sangat membantu dalam memahami psikologis pemain dan membentuk karakter skuad asuhannya agar tampil lebih berani.
Menghadapi raksasa Turin akhir pekan ini, ia meminta anak asuhnya untuk bermain tanpa rasa takut meski harus mewaspadai kecepatan lawan serta pergerakan pemain kunci seperti Weston McKennie. Baginya, komitmen total di atas lapangan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi demi menjaga konsistensi performa tim.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang