Perjuangan panjang selama 11 tahun akhirnya terbayar lunas bagi Harriet Dart setelah ia sukses mengamankan tiket ke final turnamen WTA Tour pertamanya. Kepastian ini didapat usai menundukkan perlawanan alot petenis muda asal China, Sun Xinran, dalam duel tiga set yang menguras emosi di Guangzhou Open.
Laga sempat berjalan berat bagi petenis berusia 30 tahun tersebut di set pembuka. Serangkaian kesalahan sendiri, termasuk double fault pada momen krusial, membuat Dart kehilangan set pertama dari sang juara US Open junior. Ketegangan di atas lapangan kian memuncak ketika Dart beberapa kali melayangkan protes kepada wasit utama terkait atmosfer penonton yang memihak lawan.
Namun, mentalitas baja berbicara di set kedua dan penentuan. Selepas memenangkan tie-break dengan skor telak 7-1, momentum pertandingan berbalik sepenuhnya. Sun Xinran yang harus menerima perawatan medis pada kaki kirinya tak mampu lagi membendung dominasi Dart, yang menutup set penyu dengan kemenangan mutlak tanpa sisa.
"Ini adalah perjalanan yang sangat panjang dan sulit," ungkap Dart usai pertandingan dengan penuh haru, seperti dilansir dari Sky Sports. Dukungan tim pelatih diakuinya menjadi bahan bakar utama untuk tidak menyerah hingga akhirnya bisa menginjakkan kaki di partai puncak turnamen.
Keberhasilan menembus final Guangzhou Open turut mendongkrak posisi Harriet Dart naik 14 strip ke peringkat 101 live ranking. Kemenangan di laga pemungkas melawan unggulan keempat Lilli Tagger atau Kaitlin Quevedo nanti akan memastikan dirinya kembali merangsek masuk ke jajaran elite top 100 dunia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang