Malam penghargaan Ballon d'Or 2026 menjadi salah satu edisi paling mendebarkan dalam sejarah modern sepak bola. Kapten Timnas Inggris dan bomber Bayern Munich, Harry Kane, berada di barisan terdepan untuk merengkuh trofi bergengsi tersebut. Jika berhasil keluar sebagai pemenang di London, ia bakal mencatatkan sejarah sebagai pemain Inggris pertama yang meraihnya sejak Michael Owen pada 2001 silam.
Persaingan menuju podium juara dipastikan sangat ketat karena melibatkan dua bintang muda asal La Liga, yakni Kylian Mbappe dari Real Madrid dan wonderkid Barcelona, Lamine Yamal. Dilansir dari Sky Sports, ketiganya menunjukkan performa luar biasa sepanjang musim lalu dengan torehan statistik yang sama-sama mentereng di level klub maupun internasional.
Dominasi Kane dalam bursa taruhan tidak lepas dari ketajamannya di depan gawang. Mantan penyerang Tottenham Hotspur itu sukses membukukan 73 gol untuk klub dan negara sepanjang musim lalu, termasuk 61 gol bersama Die Roten yang mengantarkannya meraih Sepatu Emas Eropa. Di sisi lain, Mbappe menunjukkan taji lewat torehan 58 gol serta predikat pencetak gol terbanyak Liga Champions dan Piala Dunia.
Sementara itu, Lamine Yamal menjadi ancaman nyata berkat kesuksesannya membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia di musim panas lalu. Meski sempat diganggu cedera hamstring pada April, pemain remaja tersebut tetap tampil impresif dengan catatan 20 assists dan memimpin daftar dribel terbanyak di turnamen akbar serta liga top Eropa.
Sejumlah pundit kenamaan memberikan dukungan penuh kepada Kane untuk memenangi penghargaan Ballon d'Or edisi ke-70 ini. Jamie Carragher menilai pencapaian 73 gol dalam semusim serta gelar domestik bersama Die Roten sudah lebih dari cukup untuk mengamankan suara, meski persaingan dengan bintang-bintang muda masa depan tetap tidak bisa diabaikan begitu saja.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang