Panggung perebutan penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola kembali memanas menjelang pengumumannya di London. Para pengamat dan legenda sepak bola dunia kini terbelah dalam menentukan siapa yang paling layak mengangkat trofi emas tersebut. Nama-nama besar seperti wonderkid Lamine Yamal dan mesin gol Harry Kane dijagokan sebagai terfavorit di bursa taruhan, memicu perdebatan sengit di kalangan suporter tribun maupun para pandit televisi.

Guillem Balague secara tegas mendukung bintang muda Barcelona tersebut karena aura, performa individu, serta trofi kolektif yang berhasil direbutnya musim ini. Menurutnya, mustahil penghargaan ini lepas dari pemain asal Spanyol atau pilar klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain. Suara senada diungkapkan Stephen Warnock, yang melihat kontribusi besar sang wonderkid membawa negaranya menaklukkan panggung dunia meski ia tetap mengagumi talenta luar biasa dari klub ibu kota Prancis tersebut.

Di sisi lain, gelombang dukungan masif juga mengalir deras untuk sang kapten Timnas Inggris yang tampil menggila bersama Bayern Munich. Legenda Premier League Alan Shearer dan Danny Murphy menilai torehan gol fantastis serta konsistensi luar biasa penyerang tersebut menjadikannya pen центр-forward terbaik di muka bumi saat ini. Andros Townsend bahkan mempertegas argumennya dengan membeberkan statistik gila berupa puluhan gol yang mengantar klub Jerman itu meraih gelar domestik.

Kendati demikian, nama-nama dari kubu juara Liga Champions Eropa juga tidak boleh dikesampingkan begitu saja oleh para voter. Julien Laurens dengan lantang menjagokan bintang sayap lincah yang tampil luar biasa di laga-laga krusial Eropa musim lalu, meski ia mengakui faktor popularitas turnamen akbar antarnegara bisa mengubah segalanya. Perdebatan panjang ini membuktikan betapa ketatnya persaingan tahun ini, di mana setiap kandidat punya argumen kuat untuk dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia.