Menghitung hari jelang malam penganugerahan penghargaan prestisius, penyerang tajam Harry Kane mengaku masih berada dalam ketidakpastian. Striker andalan Bayern Munich tersebut menjadi salah satu kandidat kuat yang dijagokan bursa taruhan untuk merebut trofi Ballon d'Or tahun ini. Meski demikian, atmosfer ketegangan mulai dirasakan sang pemain yang memilih untuk tetap tenang dan tidak terlalu memikirkan hasil akhirnya secara berlebihan.

Dilansir dari ESPN FC, penyelenggara majalah France Football menerapkan kebijakan ketat tanpa memberi tahu para pemenang lebih awal demi menjaga elemen kejutan. Situasi ini tentu memicu rasa penasaran tersendiri bagi para nomine, termasuk Kane yang masuk dalam daftar 30 pemain terbaik dunia. Ia bersaing ketat dengan nama-nama besar seperti bintang muda Lamine Yamal serta peraih trofi terbanyak Lionel Messi yang juga menghiasi daftar pendek.

Di tengah rumor yang kian memanas, bomber tim nasional Inggris itu baru saja menorehkan catatan fantastis di panggung Eropa. Ia sukses mencetak gol dalam sepuluh pertandingan Liga Champions secara beruntun ketika Die Roten bermain imbang 2-2 kontra Arsenal di Allianz Arena. Catatan impresif tersebut kini hanya berjarak satu laga dari rekor abadi milik Cristiano Ronaldo yang membukukan sebelas pertandingan beruntun.

Meski tampil gemilang di kancah kontinental, posisi raksasa Jerman di fase liga Champions masih tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara setelah mengoleksi satu kemenangan dan dua kali imbang. Fokus sang juru gedor kini harus segera dibagi lantaran skuad asuhan pelatih kepala dihadapkan pada duel krusial Bundesliga akhir pekan ini melawan Freiburg demi mempertahankan singgasana puncak klasemen domestik.

Terkait misteri pemenang Ballon d'Or, mantan penyerahan Tottenham Hotspur itu mencoba menikmati setiap proses tanpa merasa terbebani. Baginya, prioritas utama saat ini tetap berada di atas lapangan hijau, terutama menjaga konsistensi performa tim dalam rangkaian jadwal padat sebelum malam gala penghargaan resmi digelar.