Pekan kompetisi UEFA pekan ini menghadirkan cerita kontras bagi wakil Serie A, di mana hasil kurang memuaskan dari klub-klub unggulan justru mengancam ambisi besar Italia. Dilansir dari Football Italia, kegagalan mendulang kemenangan maksimal di ajang kasta kedua dan ketiga Eropa membuat posisi AC Milan dan rival-rivalnya tertekan dalam perburuan koefisien.
Padahal, awal pekan lalu sempat dibuka dengan tren positif yang sangat menjanjikan di panggung utama Inter Milan dan kawan-kawan. Keempat wakil Italia di kompetisi elite mampu menyapu bersih kemenangan, termasuk performa solid yang diperlihatkan AS Roma saat membungkam Slovan Bratislava 4-0 di hadapan pendukungnya.
Namun, situasi berubah drastis ketika beralih ke ajang Europa League dan Conference League yang menjadi lumbung poin krusial. Juventus harus puas bermain imbang 2-2 kontra Rennes di kandang sendiri, sementara Rossoneri babak belur di tangan Bournemouth dengan skor telak 3-0.
Hasil minor tersebut langsung berdampak pada posisi Serie A dalam memperebutkan jatah extra Champions League untuk musim 2027-28 mendatang. Berdasarkan perhitungan European Performance Spot, dua negara dengan koefisien musiman tertinggi berhak mendapatkan tiket tambahan ke format 36 tim.
Hingga kini, Italia masih tertahan di peringkat kesembilan dalam ranking koefisien UEFA dengan raihan rata-rata 6.500 poin. Inggris, Jerman, dan Spanyol masih memimpin di papan atas, memaksa klub-klub Italia bekerja jauh lebih keras di sisa musim Eropa demi mengamankan ambisi besar tersebut.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang