Sesi practice Moto3 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika pada Jumat (9/10) menyajikan persaingan ketat, di mana pembalap muda Indonesia, Veda Ega, berhasil mengamankan posisi ke-12. Torehan impresif ini sekaligus membuktikan kapasitasnya di hadapan publik sendiri setelah sebelumnya sempat menduduki peringkat ke-10 pada sesi latihan bebas pertama (FP1) dengan catatan waktu 1 menit 38,746 detik.

Dalam sesi practice yang berlangsung sengit di atas lintasan Sirkuit Mandalika, Veda Ega terpaut selisih waktu 0,871 detik dari pembalap tercepat asal Spanyol, David Almansa. Almansa tampil sebagai yang paling dominan dengan membukukan waktu terbaik 1 menit 37,169 detik, mengungguli Maximo Quiles di posisi kedua serta Matteo Bertelle yang melengkapi slot tiga besar.

Keberhasilan Veda Ega menempati posisi ke-12 tidak hanya berarti penting bagi perolehan waktunya, tetapi juga menjadi sorotan tersendiri ketika bersaing langsung dengan rival regional. Pembalap berusia 17 tahun tersebut sukses mengungguli rider asal Malaysia, Hakim Danish, yang harus puas tertahan di peringkat ke-18 dengan jarak waktu 1,181 detik dari pimpinan sesi.

Dominasi Veda atas rival asal Negeri Jiran tersebut sebenarnya sudah terlihat sejak sesi FP1, di mana ia juga bertengger di atas posisi Danish yang saat itu berada di urutan ke-12. Hasil positif dalam dua sesi awal ini memberikan modal berharga serta suntikan moral bagi sang pembalap muda dalam menghadapi sisa rangkaian balapan akhir pekan ini.