Ada yang salah dengan atmosfer di Merseyside ketika Liverpool harus kembali menelan pil pahit di kandang sendiri. Kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari Manchester City membuka mata banyak pihak bahwa keangkeran stadion kebanggaan publik Anfield perlahan mulai memudar. Padahal, anak asuh pelatih Andoni Iraola sempat tampil kompetitif dan mengimbangi sang tamu dalam 60 menit pertama sebelum petaka kartu merah mengubah segalanya di atas lapangan hijau.
Situasi berubah drastis ketika gelandang petarung asal Belanda diusir keluar wasit pada menit ke-62. Dilansir dari BBC Sport, runtuhnya konsentrasi lini belakang The Reds membuat City leluasa memberondong jaring tuan rumah. Mantan bek Liverpool, Stephen Warnock, bahkan dengan blak-blakan menyebut mantan klubnya terlalu lembek dan kekurangan sosok pemimpin di atas lapangan selain sang kapten yang terus berteriak memberikan komando dari lini belakang.
Masalah terbesar yang kini mendera tim asal Merseyside tersebut jelas berada di sepertiga akhir lapangan. Badai cedera yang menimpa pilar lini depan membuat lini serang tumpul dan kesulitan mencari celah. Gelandang kreatif asal Jerman yang didatangkan dengan harga fantastis pada bursa transfer musim panas lalu belum mampu menunjukkan tajinya sebagai pembeda di laga-laga krusial ketika tim benar-benar membutuhkan aliran gol untuk mendongkrak posisi di papan klasemen.
Catatan statistik kandang klub Merseyside ini dalam beberapa bulan terakhir memang sangat mengkhawatirkan bagi para pendukung setianya. Kemenangan di kandang sendiri di ajang Liga Inggris menjadi barang langka, bahkan rekor nirmenang beruntun di kandang terus memanjang sejak paruh musim lalu. Tim-tim tamu yang datang kini tidak lagi merasa gentar seperti era-era sebelumnya ketika atmosfer tribun penonton mampu meneror mentalitas lawan sejak menit pertama pertandingan dimulai.
Tekanan kini berada di pundak sang juru taktik asal Spanyol untuk segera memutar balik situasi sulit ini. Dengan ketajaman lini serang yang minim serta rekor kandang yang mengkhawatirkan, perbaikan instan wajib segera dilakukan sebelum asa persaingan di papan atas semakin menjauh. Kerja keras menanti di tempat latihan agar magis kandang mereka bisa kembali hidup dan mendatangkan rasa takut bagi setiap lawan yang datang berkunjung.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang