Pecinta balap MotoGP dihebohkan dengan aksi kontroversial yang melibatkan pembalap Alex Rins di Sirkuit Mandalika. Momen panas tersebut terjadi ketika sang pembalap terlibat perselisihan sengit dengan petugas lintasan atau marshal lokal yang berebut membantu mengevakuasi motornya usai insiden di atas trek.

Kekesalan memuncak hingga membuat Alex Rins tertangkap kamera mengacungkan jari tengah ke arah marshal tersebut. Situasi di pinggir lintasan mendadak memanas dan memicu sorotan tajam dari penonton tribun serta warganet di berbagai platform media sosial setelah video insiden itu beredar luas.

Dilansir dari Sindonews, keributan kecil ini bermula dari respons petugas marshal yang terlalu antusias berebut memegang motor sang pembalap. Ketegangan emosional sesaat di lintasan panas tersebut langsung mencuri perhatian paddock dan mengubah tensi balapan akhir pekan ini menjadi semakin dramatis.

Menyadari aksinya memicu kecaman publik dan sorotan negatif, pembalap asal Spanyol itu akhirnya memilih jalan damai dengan melayangkan permohonan maaf terbuka. Langkah ini diambil untuk meredam polemik berkepanjangan agar fokus publik kembali tersita pada persaingan ketat di atas lintasan utama.

Insiden di Mandalika ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggara balap dalam mengatur prosedur evakuasi yang profesional di area run-off. Ketegangan antara rider dan marshal jarang terjadi secara terbuka, sehingga penyelesaian cepat yang diambil kedua belah pihak menjadi krusial untuk menjaga kondusivitas sirkuit.