Akhir pekan balap yang dinantikan di Sirkuit Mandalika langsung dikejutkan oleh drama menegangkan ketika balapan Moto2 Pertamina Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026 baru saja berjalan. Belum sempat para penonton menikmati sengitnya persaingan di lap pembuka, insiden horor di tikungan pertama memaksa pengawas lomba mengibarkan bendera merah tanda balapan harus dihentikan sementara.

Awalnya, proses pelepasan start berjalan sangat mulus dengan seluruh pembalap memacu kuda besi mereka secara optimal demi meraih posisi terdepan selepas lampu hijau menyala. Namun, situasi berubah mencekam ketika rombongan memasuki tikungan pertama yang mengarah ke kanan, di mana sebuah insiden fatal tak terhindarkan dan melibatkan empat pembalap sekaligus di barisan tengah.

Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan David Alonso, Daniel Holgado, Collin Veijer, dan Joe Roberts yang harus tersungkur ke atas gravel. Petugas lintasan yang sigap sempat mengibarkan bendera kuning sebelum akhirnya instruksi penghentian total melalui red flag dikeluarkan demi keselamatan para rider yang tergeletak.

Di tengah kepanikan insiden tersebut, terselip kabar positif bagi publik tuan rumah karena pembalap kebanggaan Indonesia tidak mengalami nasib sial yang sama. Mario Aji terpantau aman dari kecelakaan maut itu dan bahkan mampu menempati posisi ke-14 yang cukup kompetitif sebelum balapan resmi dihentikan oleh pimpinan lomba.

Menanggapi insiden tersebut, race control langsung bergerak cepat melakukan investigasi mendalam terhadap penyebab kecelakaan karambol di tikungan pertama. Berdasarkan informasi resmi yang dirilis, balapan dipastikan akan dilanjutkan kembali dengan menerapkan prosedur quick start di mana seluruh pembalap yang terlibat dinyatakan diizinkan untuk kembali ambil bagian di grid start ulang.