Sirkuit Mandalika di Lombok kembali menyajikan drama balap yang membakar adrenalin ketika Izan Guevara sukses keluar sebagai yang tercepat dalam Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Balapan kelas menengah ini langsung diwarnai tensi tinggi sejak lap pertama di bawah terik matahari dengan suhu lintasan yang menyengat hingga 65 derajat celsius, memaksa pengawas lomba mengibarkan bendera merah alias red flag akibat insiden horor yang melibatkan sejumlah rider.
Insiden kecelakaan beruntun yang menimpa nama-nama seperti David Alonso, Dani Holgado, Joe Roberts, dan Collin Veijer membuat jalannya lomba sempat terhenti total. Setelah para pembalap kembali ke pit lane dan dilakukan pemangkasan durasi balapan dari 22 lap menjadi 14 lap saja, jalannya adu cepat di atas kuda besi langsung menyuguhkan persaingan ketat di barisan terdepan antara Alex Escrig dan Izan Guevara.
Ketika balapan menyisakan dua lap terakhir, dewi fortuna rupanya belum memihak pada Escrig yang memimpin jalannya lomba setelah motornya mendadak mengalami masalah teknis dan gagal finis. Situasi ini langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Izan Guevara untuk mengambil alih posisi terdepan dengan nyaman hingga menyentuh garis finis, diikuti oleh Manuel Gonzalez di tempat kedua dan Daniel Holgado yang mengamankan podium ketiga.
Sementara itu, wakil kebanggaan publik tuan rumah yakni Mario Aji harus puas menyelesaikan balapan kandangnya di peringkat ke-19. Perjuangan keras pembalap asal Indonesia tersebut juga harus diwarnai dengan tambahan hukuman long lap penalty yang harus diterimanya di sepanjang jalannya lomba.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang