Inter Milan akan tampil dengan jersey yang tidak biasa saat menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu pada matchday pertama Liga Champions. Pasalnya, mereka tidak diperbolehkan menampilkan sponsor utama, Betsson.Sport, karena hukum Spanyol melarang sponsor dari perusahaan taruhan.

Larangan ini bukan hal baru di Spanyol, mirip dengan regulasi di Italia. Sebelumnya, Inter masih bisa memakai logo Betsson.Sport saat bertandang ke markas Atletico Madrid, Wanda Metropolitano, pada November 2025. Namun, sebuah banding telah menghapus perbedaan antara taruhan dan infotainment olahraga, sehingga sponsor tersebut tidak lagi diizinkan.

Inter bukan satu-satunya klub yang mengalami hal serupa. FC Kobenhavn juga harus mencopot sponsor Unibet saat menghadapi Villarreal dan Barcelona. Regulasi ini memaksa klub-klub Eropa untuk beradaptasi dengan aturan lokal yang berbeda-beda.

Meski tanpa sponsor di jersey, Simone Inzaghi dipastikan tetap menurunkan kekuatan terbaiknya. Laga melawan Real Madrid menjadi ujian berat bagi Inter yang ingin memulai kampanye Liga Champions dengan hasil positif.

Dari sisi taktik, absennya logo sponsor tidak mempengaruhi performa tim. Namun, secara komersial, ini bisa menjadi pukulan bagi Inter yang kehilangan eksposur di pasar Spanyol. Betsson.Sport sendiri telah menjadi partner utama Inter sejak 2024.

Pertandingan di Bernabeu akan menjadi sorotan, tidak hanya karena adu taktik, tetapi juga karena jersey unik yang dikenakan Inter. Fans mungkin akan melihat jersey biru-hitam legendaris tanpa logo sponsor di bagian depan.

Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Inter untuk bersaing di level tertinggi Eropa. Dengan regulasi yang ketat, klub harus semakin jeli dalam memilih sponsor yang tidak melanggar hukum setempat.