Manajer Andoni Iraola memberikan kabar terbaru mengenai proses pemulihan bek muda asal Italia yang kini membela Liverpool, Giovanni Leoni. Sang pemain belia sempat digadang-gadang menjadi pilar lini belakang setelah didatangkan dari Parma, namun nasib sial menimpanya di awal musim.
Dilansir dari Football Italia, Liverpool harus merogoh kocek sebesar sekitar Rp595 Miliar plus tambahan bonus demi mengamankan jasa pemain berusia 18 tahun pada musim panas 2025 lalu. Bek berprospek cerah itu menarik perhatian publik Serie A setelah mencatatkan 17 penampilan kompetitif, namun petaka justru datang pada penampilan perdana berseragam The Reds.
Debut Leoni di bawah komando pelatih sebelumnya dalam ajang Piala Liga Inggris melawan Southampton September tahun lalu harus berakhir tragis di menit ke-81. Ia harus ditandu keluar lapangan akibat cedera lutut parah dan hingga detik ini masih harus bersabar menanti debut sesungguhnya di panggung Premier League.
Dalam sesi konferensi pers jelang duel menghadapi Brentford, Iraola menjelaskan bahwa cedera yang dialami pemain berusia 19 tahun tersebut jauh lebih kompleks ketimbang cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada umumnya. Kompleksitas inilah yang memicu kemunduran jadwal pemulihan sekitar satu bulan dari target awal.
"Prosesnya memakan waktu lebih lama dari yang kami inginkan. Rencananya dia sudah berlatih dengan tim pada jeda internasional kemarin, tetapi kemungkinan baru akan terjadi pada jeda internasional berikutnya," ungkap sang juru taktik mengenai situasi terkini anak asuhnya di ruang perawatan medis.
Kendati demikian, staf pelatih dan tim medis tetap menerapkan kehati-hatian tingkat tinggi guna memastikan sang bek sentral benar-benar pulih total. Liverpool tentu berharap investasi besar mereka tidak sia-sia begitu Leoni kembali merumput dan mengawal lini pertahanan tim utama secara reguler di masa mendatang.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang