Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola internasional ketika penyerang tim nasional England, Ivan Toney, resmi harus menjalani proses persidangan atas dugaan kasus penganiayaan di sebuah klub malam kawasan Soho, London pusat. Insiden yang menyeret pemain berusia 30 tahun ini dikabarkan terjadi pada tanggal 6 Desember tahun lalu, melibatkan konfrontasi fisik yang berujung pada tuduhan serius penganiayaan terhadap seorang pria bernama Saber Da Silva di Wardour Street.
Dilansir dari ESPN FC, sang pemain hadir di Pengadilan Mahkota Southwark untuk secara formal menyatakan tidak bersalah atas dakwaan penyerangan yang menyebabkan cedera tubuh aktual. Hakim Christopher Hehir memimpin sidang singkat tersebut dan menetapkan jadwal sementara persidangan yang rencananya akan bergulir pada 12 Juni 2028 mendatang. Menariknya, jadwal tersebut beririsan langsung dengan turnamen akbar Piala Eropa yang dijadwalkan mulai bergulir pada 9 Juni 2028, memunculkan tanda tanya besar mengenai kesiapan sang penyerang di level internasional.
Dalam uraian fakta yang terungkap di persidangan sebelumnya, ketegangan bermula ketika kedua pria tersebut terlibat adu argumen sebelum berlanjut ke kontak fisik yang lebih parah di klub 100 Wardour Street. Penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Kepolisian Metropolitan akhirnya berujung pada pengumuman resmi dakwaan terhadap eks bomber Brentford ini pada akhir Juli lalu, setelah melalui serangkaian prosedur hukum yang cukup panjang di ibu kota Inggris.
Hakim Hehir sempat menyampaikan permohonan maaf atas penundaan dan jarak waktu persidangan yang cukup jauh, mengingat pengadilan mahkota saat ini sedang beroperasi di bawah tekanan berat akibat tumpukan kasus yang masif. Meski demikian, setelah persidangan kilat berdurasi lima menit tersebut, Toney yang mengenakan kacamata hitam dan setelan jas rapi diizinkan meninggalkan ruang sidang dengan status bebas bersyarat tanpa jaminan.
Situasi hukum ini tentu menjadi ujian tersendiri bagi perjalanan karier sang penyerang yang sebelumnya pernah malang melintang bersama sejumlah klub sebelum memutuskan hijrah mengejutkan ke Liga Pro Saudi bersama Al-Ahli pada tahun 2024. Publik kini menanti bagaimana kelanjutan proses hukum ini akan berdampak langsung pada masa depan karier sepak bolanya di atas lapangan hijau dalam beberapa bulan ke depan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang