Jack Grealish kembali mencuri perhatian setelah tampil sebagai pemain pengganti di laga Community Shield melawan Arsenal, Minggu lalu. Meski Manchester City kalah 0-3, penampilannya di babak kedua menjadi sorotan. Kini, pertanyaan besarnya: apakah ini awal kebangkitan Grealish di Etihad, atau justru menjadi etalase untuk menarik minat klub lain?

Grealish, yang menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Everton, sempat dianggap telah mengakhiri kariernya di City. Namun, kembalinya ia ke skuad utama di bawah manajer baru Enzo Maresca membuka peluang baru. Maresca sendiri memberikan sinyal positif, "Secara keseluruhan, Jack tampil baik. Mereka yang masih di sini akan bekerja setiap hari, dan jika layak, mereka akan mendapat menit bermain. Jendela transfer masih terbuka, kita lihat saja," ujarnya.

Keputusan Everton yang tidak mempermanenkan Grealish membuat pemain berusia 30 tahun itu kembali ke City. Namun, dengan kontrak yang tersisa satu tahun dan nilai transfer yang dilaporkan mencapai £100 juta (sekitar Rp2 triliun) saat dibeli dari Aston Villa pada 2021, City tentu berharap bisa mendapatkan keuntungan jika menjualnya. Grealish sendiri mengakui bahwa ia sempat mengalami cedera, tetapi kini kondisinya sudah pulih dan siap bersaing.

Analis BBC Radio 5 Live, Pat Nevin, menilai penampilan Grealish saat melawan Arsenal cukup menjanjikan. "Dia terlihat dalam kondisi bagus sejak masuk. Dia tidak melewati pemain, tapi mencoba menciptakan ruang dan melepaskan beberapa umpan silang yang sangat baik," kata Nevin. Ini menjadi modal berharga bagi Grealish untuk menunjukkan bahwa ia masih layak diperhitungkan, baik di City maupun klub lain.

Masa depan Grealish masih menggantung. Mantan klubnya, Aston Villa, disebut-sebut tertarik membawanya kembali, terutama setelah kehilangan Morgan Rogers. Selain itu, kabar dari luar negeri menyebutkan Atletico Madrid asuhan Diego Simeone juga memantau situasinya. Dengan jendela transfer yang masih terbuka dua minggu lagi, Grealish harus segera menentukan langkah: bertahan dan merebut tempat di tim utama City, atau mencari tantangan baru di tempat lain.

Bagi Grealish, keputusan ini akan menentukan arah kariernya. Apakah ia akan menjadi pahlawan di klub masa kecilnya, atau mencoba peruntungan di liga asing? Yang jelas, semua mata kini tertuju padanya. Para penggemar tentu berharap Grealish bisa kembali ke performa terbaiknya, di mana pun ia akan bermain musim depan.