Kembalinya Joe Marchant ke skuad England setelah sempat berkarier di Prancis membuka kembali perdebatan hangat di kalangan pencinta rugby. Center berusia 30 tahun itu mengakui bahwa aturan Federasi Rugby Inggris (RFU) yang melarang pemanggilan pemain dari klub luar negeri memberikan tantangan tersendiri yang berat bagi para atlet.
Dilansir dari Sky Sports, Marchant sempat harus absen mengenakan jersey kebanggaan negaranya selama tiga musim akibat membela klub Prancis, Stade Francais, di ajang Top 14. Keputusannya untuk kembali ke tanah air dan bergabung dengan Sale Sharks pada musim panas lalu langsung membuahkan hasil manis dengan pemanggilan ke pemusatan latihan di bawah arahan pelatih Steve Borthwick.
Meski dirinya kini sudah kembali masuk dalam radar tim nasional untuk persiapan Nations Championship bulan November, aturan tersebut masih menjadi tembok besar bagi pemain lain seperti Jack Willis di Toulouse dan Kyle Sinckler di Toulon. Marchant tidak menampik bahwa situasi ini merupakan topik perdebatan yang besar, namun hasratnya untuk membela negara selalu menjadi motivasi utama di balik keputusannya pulang.
Di sisi lain, Borthwick telah menetapkan skuad beranggotakan 36 pemain yang akan berkumpul di Pennyhill Park guna menghadapi ujian berat melawan tim-tim kuat belahan bumi selatan seperti Australia, Jepang, dan Selandia Baru. Rangkaian pertandingan ini sekaligus menjadi tolok ukur krusial sebelum menghadapi Piala Dunia Rugby 2027 di Australia mendatang.
Marchant sendiri merasa pengalaman berlaga di kompetisi yang sangat ketat seperti Top 14 telah membentuk dirinya menjadi pemain yang lebih matang secara mental dan fisik. Kini, ia bertekad memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun untuk mengamankan tempat permanen di skuad utama demi mewujudkan mimpi tampil di panggung Piala Dunia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang