Stadion Allianz baru saja menjadi saksi bisu salah satu malam paling kelam bagi pendukung setia Juventus. Dihantam telak tiga gol tanpa balas oleh Lazio pada akhir pekan lalu, Si Nyonya Tua kini harus menelan pil pahit dan merelakan posisi mereka semakin tertinggal di papan atas klasemen Serie A. Kekalahan memalukan ini langsung memantik amarah dari berbagai kalangan, termasuk mantan gelandang andalan mereka yang melontarkan kritik pedas tanpa ampun.
Gol-gol dari Oliver Provstgaard, Gustav Isaksen, dan Fisayo Dele-Bashiru membuat lini pertahanan tuan rumah kocar-kacir sepanjang 90 menit pertandingan. Hasil minor tersebut membuat jarak poin dengan puncak klasemen melebar menjadi delapan angka hanya dalam tujuh pertandingan awal musim ini. Situasi kian pelik karena perolehan angka Bianconeri bahkan lebih buruk satu poin dibandingkan periode yang sama pada musim lalu di bawah kendali Igor Tudor.
Tekanan masif kini mengarah langsung ke pundak sang juru taktik, Luciano Spalletti, yang dinilai gagal memberikan progres signifikan. Dilansir dari Football Italia, mantan gelandang Alessio Tacchinardi bahkan tidak segan-segan menyebut performa malam itu sebagai penampilan terburuk Juventus di bawah era kepelatihan Spalletti. Kritikan tajam ini langsung menghidupkan kembali desas-desus pemecatan serta tuntutan agar klub segera berbenah total.
Tampil sebagai pengamat di Mediaset, Tacchinardi menyoroti bagaimana permainan tim asuhan Spalletti terlihat kehilangan arah dan sama sekali tidak memiliki identitas bermain yang jelas. Padahal, waktu satu tahun kepelatihan seharusnya sudah cukup untuk merajut fondasi taktik yang solid. Tren negatif ini membuat masa depan sang pelatih berada di ujung tanduk, sementara desas-desus pemanggilan kembali Antonio Conte mulai menggema di kalangan suporter tribun.
Dengan tekanan yang kian membakar dan jarak poin yang semakin melebar dari rival-rival di kompetisi Serie A, manajemen klub tentu dihadapkan pada evaluasi tingkat tinggi. Jika tidak segera menemukan formula kebangkitan, bukan tidak mungkin manajemen Bianconeri akan mengambil keputusan drastis demi menyelamatkan musim yang baru berjalan seumur jagung ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang