Kemarahan meledak dari bintang Real Madrid setelah insiden kartu merah yang mengubah jalannya laga krusial kontra Villarreal. Penyerang lincah asal Brasil ini sempat merayakan gol keduanya yang, menurut jalannya pertandingan, tampak luar biasa sebelum wasit Isidro Diaz de Mera mengubah keputusan melalui tinjauan VAR yang mengubah atmosfer tribun penonton.

Dilansir dari Marca, keputusan pembatalan gol tersebut mutlak diambil setelah rekaman memperlihatkan Vinicius Jr menarik rambut pemain Villarreal, Nathan Saliba, dalam perebutan bola di lapangan. Tak terima dengan kartu merah langsung yang diterimanya, sang penyerang meluapkan emosi secara agresif di hadapan pengadil lapangan, sementara rekan setimnya bergegas meredam situasi panas tersebut.

Reaksi keras di atas lapangan ini langsung memantik gelombang kritik dari berbagai penjuru dunia sepak bola internasional. Tekanan semakin besar mengingat statusnya sebagai salah satu pemain kunci di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti, yang tentu membutuhkan ketenangan sang pemain di lini serang Los Blancos demi menjaga persaingan ketat di papan atas.

Menyadari gelombang kecaman yang mengarah kepadanya, pemain berusia muda itu akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram pribadinya kepada rekan setim dan para suporter setia. Kendati demikian, absennya permintaan maaf kepada Nathan Saliba justru memperpanjang perdebatan publik mengenai sikap temperamental yang kerap ia tunjukkan.

Insiden kontroversial ini menjadi ujian mental tersendiri bagi sang bintang untuk membuktikan kedewasaannya di atas rumput hijau. Konsekuensi dari hukuman larangan bertanding tentu memberikan dampak signifikan bagi kedalaman skuad dalam beberapa laga penting ke depan.