Stadion Falkirk bergemuruh ketika Falkirk sukses menciptakan malam bersejarah dengan menundukkan sang juara bertahan Celtic dengan skor meyakinkan. Kemenangan sensasional ini sekaligus menandai kemenangan pertama tuan rumah atas The Hoops sejak tahun 2007 silam, memperpanjang tren positif mereka menjadi empat kemenangan beruntun di Liga Utama Skotlandia.

Petaka bagi tim tamu sudah dimulai ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Umpan silang Ryan Strain gagal diantisipasi dengan baik oleh lini belakang, di mana bola justru mengarah tepat ke jalur tembak Ethan Ross yang tanpa ampun langsung merobek jala gawang. Tertinggal cepat memaksa skuad asuhan Martin O'Neill keluar menyerang, namun ketatnya barisan pertahanan tuan rumah membuat alur serangan seringkali mentah.

Mantan kiper Celtic, Scott Bain, tampil luar biasa di bawah mistar gawang dengan mementahkan sejumlah peluang emas dari Camilo Duran dan Hasseim Hassan. Keasyikan menyerang, gawang tim tamu kembali jebol pada menit ke-38 lewat aksi individu gemilang Scott Tanser yang sukses melewati kawalan bek sebelum melepaskan tembakan keras menghujam sudut bawah gawang.

Selepas jeda, tekanan bertubi-tubi terus dilancarkan oleh tim tamu demi mengejar ketertinggalan di sisa pertandingan. Sebuah gol sempat tercipta dari kemelut lemparan ke dalam, namun VAR menganulir gol tersebut karena bola terbukti mengenai tangan Jacob Murrell terlebih dahulu sebelum melewati garis gawang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, ketangguhan barisan pertahanan tuan rumah dan penampilan gemilang di bawah mistar memastikan keunggulan tetap terjaga. Hasil mengejutkan ini membuat Falkirk melonjak naik ke peringkat keempat klasemen sementara, sementara posisi puncak masih rawan meski unggul empat poin dari rival abadi Rangers.