Pembalap muda penuh talenta Kimi Antonelli harus menghadapi situasi kurang ideal jelang akhir pekan krusial pada seri Mexico City Grand Prix. Dilansir dari Sky Sports, pembalap berusia 20 tahun tersebut terpaksa absen dari agenda hari media pada hari Kamis akibat terserang penyakit virus. Kondisi ini tentu menjadi ujian mental tersendiri ketika dirinya berada di ambang sejarah besar dalam karier balap profesionalnya di ajang Formula 1.

Akhir pekan ini, sang bintang muda memiliki peluang emas untuk mengukir rekor fantastis sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah olahraga adu kecepatan ini. Berdasarkan skenario persaingan, hanya finis di posisi sembilan besar pada balapan hari Minggu nanti sudah cukup bagi Antonelli untuk mengunci gelar juara dunia. Ia berpeluang mematahkan rekor milik Sebastian Vettel dengan selisih usia tiga tahun lebih cepat, sebuah pencapaian fenomenal bagi seorang debutan.

Pihak tim Mercedes memberikan konfirmasi resmi terkait kondisi kesehatan pembalap utamanya tersebut kepada publik. Berdasarkan pernyataan garasi panah perak, Antonelli merasa tidak enak badan akibat virus namun FIA telah memberikan izin pengecualian dari kewajiban media demi proses pemulihan yang optimal. Tim kepelatihan dan medis berharap pemulihan berjalan cepat agar sang pembalap bisa kembali bugar turun ke lintasan pada sesi latihan bebas hari Jumat di Autodromo Hermanos Rodriguez.

Tekanan besar jelas berada di pundak sang pembalap muda jelang rangkaian seri balapan di Meksiko ini. Meski diterpa masalah kesehatan mendadak, kesiapan fisik dan mental akan diuji sepenuhnya begitu lampu start balapan utama menyala di hadapan puluhan ribu penonton akhir pekan nanti. Konsekuensi dari hasil balapan ini akan menentukan apakah sejarah baru Formula 1 resmi tercipta di tanah Meksiko.