Perjalanan luar biasa tengah dilakoni oleh petinju muda berbakat yang kini mencuri perhatian dunia. Kayla Allen memulai perjalanannya di dunia tinju hanya dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir secara otodidak melalui tayangan video di internet.

Pandemi lockdown kala itu memaksanya berlatih di halaman belakang rumah pada usia 18 tahun. Dengan mengamati teknik legenda tinju dunia, ia mematangkan pukulannya sebelum turun ke gimnasium lokal dan memulai debut di pertarungan amatir.

Hanya dalam waktu enam bulan, ia sukses menembus skuad tim nasional Inggris dan berlanjut ke tim nasional Britania Raya. Dilansir dari Sky Sports, prestasi emasnya termasuk menjuarai turnamen internasional Golden Girl di Swedia.

Kini, lonjakan kariernya mencapai babak baru yang masif setelah resmi menjadi petinju wanita pertama yang dikontrak oleh Zuffa Boxing. Langkah monumental ini membuka jalan baru bagi perkembangan petinju wanita di panggung profesional.

Menatap jadwal pertarungan keduanya yang akan disiarkan langsung oleh Sky Sports pada 7 November mendatang, ia menegaskan kesiapannya menghadapi siapa pun di atas ring. Mentalitas baja dan keyakinan diri menjadi modal utamanya untuk mendominasi divisi ini.

"Setiap pertarungan, entah itu debut, laga kedua, atau perebutan gelar juara dunia, semuanya akan dihadapi dengan cara yang sama," ujar sang petinju menegaskan ambisi besarnya di dunia adu jotos.