Menuju ambisi besar mencetak 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya, setiap torehan tentu sangat krusial bagi Cristiano Ronaldo. Wajar jika kapten tim nasional Portugal ini merayakan setiap bola yang bersarang di gawang lawan, termasuk ketika Al Nassr meraih kemenangan 3-1 atas Al Faisaly di ajang Saudi Pro League. Namun, di balik perayaan tersebut, gol ke-982 dalam kariernya ini memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat sepak bola.

Momen kontroversial itu tercipta ketika sang penyerang veteran mencoba menyambut umpan tendangan bebas dari João Félix pada menit ke-49. Dalam tayangan ulang, terlihat keraguan apakah kepala sang penyerang benar-benar memberikan sentuhan signifikan sebelum bola akhirnya berbelok masuk ke gawang akibat mengenai bek lawan, Andrei Girotto. Penyedia data resmi Opta langsung mencatatnya sebagai gol bunuh diri, sementara pihak penyelenggara liga justru kukuh mengesahkan gol tersebut atas nama sang megabintang.

Jika merujuk pada regulasi panel akreditasi gol yang lazim digunakan di kompetisi elite Eropa seperti Premier League, terdapat aturan dasar yang sangat jelas. Mantan wasit elite Andy Davies menjelaskan bahwa apabila tendangan awal mengarah tepat ke sasaran dan bakal berbuah gol, sentuhan tipis dari pemain bertahan tidak akan mengubah kepemilikan gol dari sang penyerang. Sebaliknya, jika arah bola melenceng dari gawang lalu dibelokkan oleh pemain bertahan, maka keputusan mutlak harus jatuh pada gol bunuh diri.

Berdasarkan analisis mendalam terhadap insiden di Liga Arab Saudi tersebut, sentuhan yang diberikan oleh sang penyerang dinilai sangat minim dan nyaris diabaikan. Justru sentuhan telak dari pemain bertahanlah yang mengubah arah si kulit bulat hingga mengecoh penjaga gawang dan bersarang di sudut jaring. Keputusan Saudi Pro League yang tetap memberikan gol ini kepada sang penyerang dianggap sebagai interpretasi yang terlalu dipaksakan dan berada di batas ekstrem.

Terlepas dari perdebatan gol yang melibatkan Al Faisaly tersebut, pundi-pundi gol sang bintang terus bertambah setelah ia mencetak hat-trick dalam kemenangan 5-3 atas Al Kholood. Secara resmi, total gol sepanjang kariernya kini telah menyentuh angka 85 gol yang dikumpulkan dari berbagai klub top dunia mulai dari Sporting CP, Manchester United, Real Madrid, Juventus, hingga klubnya saat ini di Timur Tengah, kecuali ada revisi lanjutan dari otoritas liga.