Manajer Martin O'Neill secara terbuka sepakat dengan kritik yang dilontarkan oleh kapten tim Callum McGregor terkait komposisi lini serang Celtic. Penampilan inkonsisten di sepertiga akhir lapangan membuat sang juru taktik langsung turun tangan untuk mencari solusi terbaik sebelum persaingan ketat liga semakin memanas di bulan-bulan mendatang.

Situasi pelik ini terlihat jelas ketika Celtic tertinggal 2-1 dari Dundee United di paruh pertama sebelum akhirnya membalas dan memaksakan hasil imbang 2-2. Hasil tersebut memang masih menjaga posisi mereka di puncak klasemen dengan keunggulan empat poin atas rival terdekatnya, Rangers. Namun, masalah pemilihan posisi penyerang yang belum pakem dan tiga kekalahan beruntun di k Europa League menunjukkan ada pekerjaan rumah besar bagi Martin O'Neill.

Kritik utama dari Callum McGregor menyoroti minimnya profil pemain yang benar-benar pas di posisinya, di mana para penyerang kerap berperilaku seperti pemain sayap dan sebaliknya. Situasi ini membuat permainan menjadi terlalu terbuka seperti bola basket, di mana tim kehilangan kontrol kendali bola dan harus bersusah payah merebutnya kembali dari penguasaan lawan di atas lapangan hijau.

Dilansir dari Sky Sports, Martin O'Neill tidak menutup mata dan sepakat bahwa pemain seperti Callum Osmand lebih cocok berduet dengan penyerang lain yang kuat ketimbang memimpin lini depan sendirian. Sang pelatih menegaskan bahwa skuadnya masih dalam proses adaptasi dan saling mengenal satu sama lain, seraya menjamin rotasi pemain akan segera berjalan menjelang periode sibuk jelang Natal nanti.

Peluang emas kini sudah di depan mata bagi Celtic untuk memperlebar keunggulan di puncak klasemen menjadi tujuh poin dari rival-rivalnya yang sedang berlaga di semifinal Piala Liga Skotlandia. Perjalanan tandang menghadapi Falkirk akhir pekan ini akan menjadi ujian nyata bagi Martin O'Neill untuk mulai membuktikan janji manisnya dalam membenahi lini serang The Hoops.