Karier seorang penjaga gawang sering kali harus ditempa dari bawah sebelum benar-benar berdiri di panggung megah sepak bola. Tengok saja perjalanan kiper Arsenal, David Raya, yang sempat merasakan kerasnya masa peminjaman di Southport sebelum merengkuh titel Premier League. Kisah serupa juga dialami oleh Jordan Pickford, pilar Everton yang meniti jalan lewat Darlington dan Alfreton Town hingga mengawal gawang tim nasional Inggris di turnamen mayor.
Pengalaman berharga dari kompetisi non-liga inilah yang rupanya menginspirasi langkah berani pelatih Wales, Craig Bellamy. Dalam pengumuman skuad terbarunya untuk ajang UEFA Nations League menghadapi Norwegia dan Portugal, Bellamy secara mengejutkan memasukkan nama Joe Duncan. Kiper berusia 20 tahun tersebut merupakan pemain didikan Bristol City yang sedang menjalani masa peminjaman di klub National League, Southend United.
Meski sempat memperkuat tim muda Jamaika sebelum akhirnya membulatkan tekad membela Wales, pemanggilan ini datang jauh lebih cepat dari perkiraan sang pemain. Namun, Bellamy menegaskan bahwa keputusannya memanggil Duncan bukan untuk langsung melemparnya ke dalam duel sengit melawan mesin gol Erling Haaland di Oslo akhir pekan mendatang. Mantan penyerang Liverpool dan Manchester City tersebut justru ingin memantau langsung prospek jangka panjang di bawah mistar gawang.
"Seorang penjaga gawang harus memulai segalanya dari bawah dan belajar menempa kemampuan," ujar Bellamy. Keputusan pelatih berusia matang ini untuk blusukan hingga ke kompetisi kasta bawah bukan tanpa alasan. Krisis stok penjaga gawang memaksa juru taktik kelahiran Cardiff tersebut berpikir kreatif. Ia sempat melontarkan candaan bernada serius mengenai usia kiper utamanya, Karl Darlow yang berusia 36 tahun dan Danny Ward yang menginjak 33 tahun, sebagai sosok-sosok yang sudah tergolong senior.
Dilansir dari BBC Sport, minimnya opsi di level kompetisi tertinggi membuat pelatih kepala Timnas Wales ini harus memperluas radar pencarian hingga ke sudut-sudut tak biasa. Dengan nama-nama pelapis seperti Tom King di Everton dan Adam Davies di Sheffield United yang juga minim menit bermain serta mendekati penghujung usia kepala tiga, regenerasi menjadi harga mati bagi masa depan sepak bola Wales.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang