Kekalahan beruntun yang dialami oleh England dalam ajang tri-series di Pakistan menyisakan luka mendalam bagi para pendukungnya. Setelah sempat berada di posisi dominan, skuad asuhan pelatih Brendon McCullum justru harus menelan pil pahit usai disingkirkan oleh Pakistan yang sukses melakukan comeback gemilang dari posisi kritis 154-9. Situasi ini tentu memantik alarm bahaya jelang persiapan menuju turnamen akbar dunia berikutnya.

Dilansir dari Sky Sports, kegagalan mempertahankan keunggulan dalam dua pertandingan beruntun dalam kurun waktu empat hari menunjukkan adanya celah rapuh di lini pertahanan dan mentalitas tim. Absennya sejumlah pilar penting seperti Jos Buttler yang tengah dibekap cedera dan Jofra Archer yang diistirahatkan sangat terasa dampaknya di lapangan. Tanpa pengalaman senior mereka, keseimbangan tim tampak goyah ketika tekanan mulai meningkat dari lawan.

Sorotan tajam kini mengarah kepada performa Sam Curran yang gagal memberikan variasi permainan yang diharapkan di sektor bowling. Selepas absen cukup lama akibat cedera pangkal paha, sang all-rounder belum mampu menemukan ritme terbaiknya dan kerap menjadi lumbung poin bagi lawan. Pelatih Brendon McCullum menegaskan bahwa timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh demi memperbaiki kekurangan taktik di tengah lapangan.

Di sisi lain, misteri seputar absennya spinner berpengalaman Adil Rashid juga mengundang tanda tanya besar di kalangan suporter. Meskipun masih masuk dalam rencana tur ke Australia, keputusan untuk memarkirnya dalam beberapa laga krusial memunculkan spekulasi terkait kebugaran maupun strategi jangka panjang tim. Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, skuad Tiga Singa wajib segera bangkit untuk mengembalikan kepercayaan diri tribun.