Kabar duka yang mendalam menyelimuti dunia olahraga nasional setelah atlet Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, harus berpulang saat berjuang di ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026 cabang olahraga selam laut. Berlangsung di kawasan Awann Costa, Semarang, momen penuh kejutan tragis ini seketika mengubah suasana kompetisi yang awalnya penuh semangat menjadi keheningan total di pinggir pantai.
Sebelum insiden merenggut nyawanya, sang atlet sempat mempersembahkan prestasi membanggakan bagi kontingen asalnya dengan menyabet dua medali emas di nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri. Pemerintah Kabupaten Jepara melalui akun resmi turut menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian pahlawan olahraga daerah yang dikenal berdedikasi tinggi tersebut dalam persaingan ketat tingkat provinsi.
Tragedi nahas ini bermula ketika korban turun dalam nomor open water finswimming (OWF) 3000 meter yang menguji ketahanan fisik secara ekstrem di perairan terbuka. Berdasarkan keterangan Kanitreskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, sang atlet diduga mengalami kehabisan napas ketika perlombaan tinggal menyisakan kurang dari 200 meter menuju garis finis yang dinanti-nantikan.
Korban sempat menunjukkan gestur darurat dengan melambaikan tangan sebelum akhirnya tim evakuasi panitia bergerak cepat mengangkatnya ke atas perahu penyelamat. Setibanya di daratan, kondisi fisik korban sudah sangat lemas dan langsung mendapatkan penanganan medis darurat di dalam ambulans sebelum dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Meski tim medis telah berupaya memberikan pertolongan maksimal di IGD, nyawa sang atlet andalan tidak dapat tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia pukul 10.00 WIB. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi insan olahraga, sekaligus menjadi evaluasi besar terkait faktor keselamatan dan batas ketahanan fisik dalam nomor perlombaan jarak jauh yang berat.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang