Langkah mengejutkan datang dari otoritas sepak bola Spanyol ketika LaLiga secara tegas menghentikan rencana kepindahan Dani Carvajal ke klub pinggiran ibu kota. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan kuat, melainkan karena komite kontrol finansial liga mencium gelagat kecurigaan terkait nilai gaji yang diajukan dalam proposal kontrak sang pemain veteran.

Dilansir dari FourFourTwo, Getafe sebelumnya sempat mencapai kesepakatan lisan dengan bek kanan berpengalaman tersebut yang baru saja meninggalkan Real Madrid pada musim panas lalu. Namun, dokumen yang diserahkan ke meja otoritas liga justru mencatatkan angka gaji tahunan yang hanya berkisar di angka sekitar Rp6,8 Miliar untuk pemain sekaliber sang juara bertahan.

Regulator ekonomi LaLiga langsung menolak mentah-mentah valuasi tersebut karena dinilai tidak masuk akal secara logika pasar. Bagaimana tidak, Carvajal sebelumnya dikabarkan mendapati bayaran mencapai sekitar Rp170 Miliar per tahun semasa berseragam Santiago Bernabeu. Penurunan drastis hingga 96 persen ini langsung memicu alarm bahaya bagi komite finansial domestik.

Aturan batas biaya skuad di Spanyol memang dirancang ketat guna mencegah klub mengakali regulasi lewat pembayaran di bawah tangan. Otoritas khawatir ada kesepakatan komersial tersembunyi atau hak citra di luar pembukuan resmi klub, sebuah metode yang mirip dengan bayang-bayang kasus finansial yang tengah membelit Manchester City di Inggris.

Bagi pelatih Jose Bordalas, kegagalan meresmikan amunisi berpengalaman ini menjadi pukulan telak dalam ambisinya memperkuat kedalaman skuad. Untuk sementara waktu, masa depan sang bintang harus tertahan di tengah jalan hingga manajemen klub mampu menyesuaikan struktur finansial sesuai standar aturan ketat liga.