Ada kilau nostalgia yang terpancar jelas di paddock ketika Lewis Hamilton berhasil merebut pole position perdananya bersama Ferrari pada sesi kualifikasi Grand Prix Meksiko. Pembalap berusia 41 tahun itu secara mengejutkan mampu mengungguli catatan waktu milik George Russell di detik-detik krusial. Keberhasilan ini tidak hanya memperpanjang rekor luar biasa sepanjang kariernya menjadi 105 pole, tetapi juga membawanya kembali pada memori masa kecil saat ia duduk di depan televisi menyaksikan sang legenda, Michael Schumacher, mendominasi lintasan bersama tim Kuda Merah.
Dilansir dari Sky Sports, Hamilton mengungkapkan bahwa pencapaian ini terasa seperti mimpi masa kecil yang akhirnya menjadi nyata. Dalam wawancara usai kualifikasi, ia mengenang masa-masa ketika dirinya masih menjadi anak-anak yang mengagumi kejayaan Schumacher. Kini, berada di fase senior kariernya dan merasakan sensasi kemenangan yang sama memberikan kebanggaan tersendiri yang sulit digambarkan dengan kata-kata. Bahkan di usianya yang sudah menginjak kepala empat, ia masih bisa merasakan momen-momen emas pertama seperti ini.
Mantan rekan setimnya yang kini menjadi pengamat, Jenson Button, memuji ketenangan yang ditunjukkan Hamilton sepanjang Q3. Sempat tertinggal empat persepuluh detik dari rekan setimnya, Charles Leclerc, pada percobaan awal, pembalap Inggris itu mampu bangkit dan mengeksekusi putaran sempurna yang sangat mulus tanpa cela. Button menilai bahwa kedisiplinan dan kemampuan mengontrol mobil dalam batas aman menjadi kunci utama di balik kesuksesan pole position tersebut.
Meski sukses mengamankan posisi terdepan, tantangan berat sudah menanti di depan mata pada balapan hari Minggu di Autodromo Hermanos Rodriguez. Hamilton menyadari bahwa perjalanan panjang menuju Tikungan 1 selalu menghadirkan ancaman tersendiri, terutama karena mobil di belakang bisa memanfaatkan slipstream atau efek sedot angin. Ia bertekad untuk membuat kendaraannya seluas mungkin agar bisa mempertahankan posisi terdepan dari gempuran para rival di awal lomba.
Situasi balapan akhir pekan ini juga semakin memanas karena melibatkan perebutan gelar juara dunia. Hamilton dan Russell menjadi dua satu-satunya pembalap yang secara matematis bisa menunda pesta juara Kimi Antonelli. Jika Antonelli gagal finis di posisi sembilan besar, kemenangan bagi Hamilton tentu akan memperpanjang persaingan ke seri berikutnya. Dengan tantangan degradasi ban dan suhu udara di ketinggian Meksiko, strategi pengelolaan ban akan menjadi penentu utama siapa yang berhak keluar sebagai pemenang.
Starting Grid GP Meksiko 2026
| Pos | Pembalap | Tim |
|---|---|---|
| 1 | Lewis Hamilton | Ferrari |
| 2 | George Russell | Mercedes |
| 3 | Charles Leclerc | Ferrari |
| 4 | Kimi Antonelli | Mercedes |
| 5 | Max Verstappen | Red Bull |
| 6 | Lando Norris | McLaren |
| 7 | Isack Hadjar | Red Bull |
| 8 | Arvid Lindblad | Racing Bulls |
| 9 | Liam Lawson | Racing Bulls |
| 10 | Pierre Gasly | Alpine |
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang