Kegarangan lini serang Barcelona kembali memakan korban setelah mereka sukses membantai Deportivo Alaves dengan skor telak 6-1 di ajang Liga Spanyol. Kemenangan masif di kandang lawan tersebut langsung mendongkrak catatan produktivitas tim asuhan Hansi Flick ke angka yang sangat mengerikan, yakni rata-rata 4,1 gol per pertandingan dalam 11 laga awal musim ini.

Gelontoran gol demi gol yang dicetak oleh Lamine Yamal dan kolega membuat Blaugrana kini telah mengumpulkan total 46 gol di kompetisi domestik. Angka tersebut melesat jauh meninggalkan para rival abadi mereka di papan atas, di mana Real Madrid baru membukukan 25 gol dari 10 laga, sementara Atletico Madrid menyusul lewat torehan 22 gol dari 11 pertandingan.

Sebelum menghancurkan Alaves dengan setengah lusin gol, ketajaman lini depan Barcelona sempat menorehkan rekor kemenangan terbesar saat membantai Racing Santander dengan tujuh gol tanpa balas. Selain itu, pesta lima gol juga sering mereka pertontonkan saat menghadapi Elche, Rayo Vallecano, Valencia, dan Real Betis, menunjukkan betapa menakutkannya lini serang raksasa Catalan tersebut.

Meski tampil sangat superior dalam urusan membobol gawang lawan, satu-satunya noda kecil dalam catatan impresif ini terjadi ketika mereka harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor tipis 1-2. Laga El Clasico tersebut menjadi satu-satunya momen di mana lini serang Blaugrana diredam dan hanya mampu menyarangkan satu gol saja ke gawang lawan.

Keperkasaan dalam hal produktivitas gol ini membuat Barcelona kukuh bertengger di puncak klasemen sementara Liga Spanyol dengan koleksi 30 poin. Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman karena Atletico Madrid terus menempel ketat di peringkat kedua dengan selisih dua poin saja, ditambah ancaman nyata dari Real Madrid yang mengintai di posisi ketiga.