Megabintang asal Argentina, Lionel Messi, kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka lewat aksi magis di lapangan hijau. Mantan penyerang Barcelona ini baru saja memborong dua gol saat menghadapi Atlanta United, yang sekaligus menggenapkan torehan sepanjang kariernya menjadi 936 gol. Publik sepak bola kini mulai berspekulasi tentang peluang sang peraih Ballon d'Or terbanyak ini untuk mencapai tonggak sejarah 1.000 gol sebelum gantung sepatu.
Dalam pertandingan MLS tersebut, La Pulga memamerkan aksi solo run klasik yang mengingatkan kita pada masa mudanya di Eropa. Proses gol pertama lahir dari kerja sama satu-dua yang apik di depan kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian akhir berkelas. Tak cukup sampai di situ, gol kedua tercipta dari giringan bola sejak area tengah lapangan yang diakhiri dengan kemenangan duel satu lawan satu melawan bek lawan, sebuah tontonan yang memanjakan para pendukung Inter Miami di tribun stadion.
Tambahan dua gol ini membuat koleksi gol resmi Lionel Messi di level klub dan tim nasional kini menyentuh angka 936 gol. Artinya, ia hanya tinggal membutuhkan 64 gol lagi untuk menggenapinya menjadi 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya. Dengan sisa kontrak bersama The Herons yang masih berjalan hingga 2028, peluang untuk memecahkan rekor tersebut terbuka sangat lebar bagi sang kapten.
Situasi ini didukung penuh oleh posisi klub di klasemen sementara Wilayah Timur MLS yang kompetitif dan mengamankan tiket ke babak playoff. Tambahan laga di fase knock-out tentu akan memberikan kesempatan lebih banyak bagi penyerang berusia 39 tahun ini untuk menambah pundi-pundi golnya. Terlebih lagi, fokus penuh yang dicurahkan untuk klub membuat kondisi fisik dan kebugaran sang bintang jauh lebih terjaga secara optimal.
Meski demikian, jalan menuju rekor abadi tidak dilalui sendirian karena sang rival abadi, Cristiano Ronaldo, kini sudah mengoleksi 981 gol dan jauh lebih dekat ke angka 1.000 gol. Persaingan jarak gol di pengujung karier dua legenda hidup ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat sepak bola global. Dengan sisa waktu dua musim kompetisi utuh ke depan, ambisi mengejar sejarah kini berada di tangan sang maestro asal Argentina.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang