Liverpool memasuki musim baru Premier League dengan status pekerjaan yang belum selesai. Dua laga pramusim terakhir jadi bukti nyata: Liverpool kalah 2-3 dari Monaco dan 2-4 dari Leeds United, keduanya setelah unggul dua gol lebih dulu. Barisan pertahanan yang rapuh menjadi sorotan utama. Kebutuhan akan bek baru pun mendesak.
Jawaban atas masalah itu datang dari Barcelona. Liverpool resmi meminjam kapten Ronald Araújo selama satu musim dengan opsi pembelian permanen senilai €55 juta (sekitar Rp935 miliar). Araújo jadi rekrutan ketiga The Reds di bursa musim panas ini, setelah Jérémy Jacquet dan Víctor Muñoz yang total mencapai lebih dari €100 juta (sekitar Rp1,7 triliun).
Keputusan Liverpool meminjam Araújo terbilang cerdas. Bek timnas Uruguay itu punya pengalaman lebih dari 200 penampilan bersama Barcelona dan bisa bermain sebagai bek kanan, posisi yang sedang kosong karena Conor Bradley masih cedera. Namun, risiko juga mengintai: performa dan kebugarannya menurun dalam beberapa musim terakhir.
Mengapa Barcelona Melepas Kaptennya?
Araújo memang sempat dianggap sebagai salah satu bek terbaik dunia. Namun, cedera terus menghantuinya. Menurut Transfermarkt, ia sudah mengalami 17 cedera sejak pindah ke Spanyol pada 2018. Rata-rata, ia absen 103 hari per musim dalam lima tahun terakhir.
Di bawah pelatih Hansi Flick, Araújo juga mulai kehilangan tempat. Kemampuannya dalam mengolah bola dianggap kurang cocok dengan gaya permainan Barcelona. Flick bahkan mengakui hal ini dalam konferensi pers, "Saya pikir gaya bermain kami sedikit berbeda. Dia punya kecepatan, fisik kuat, dan cukup baik dengan bola. Tapi kami tidak bisa memasukkannya seperti yang saya inginkan."
Masalah lain datang dari reputasinya yang kerap melakukan pelanggaran keras. Dua kartu merah di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain dan Chelsea sempat membuatnya jatuh ke titik terendah. Pada November 2025, Araújo bahkan meminta jeda untuk kesehatan mentalnya. Ia mengaku mengalami kecemasan selama 18 bulan yang berujung depresi.
Apa yang Akan Dia Bawa?
Dengan Wataru Endo dan Luke Chambers yang turun sebagai bek tengah saat melawan Monaco, kedalaman lini belakang Liverpool memang memprihatinkan. Araújo diharapkan bisa menjadi pendamping Virgil van Dijk di laga pembuka melawan Newcastle United. Ia adalah pemimpin alami yang dikenal vokal di lapangan.
Selain itu, Araújo punya pengalaman mematikan pemain sayap cepat, seperti saat ia berperan sebagai "anti-Vinícius Jr." di laga melawan Real Madrid. Fleksibilitasnya menjadi nilai jual utama. Mantan rekan setimnya di Uruguay, Darwin Núñez, juga menyambut baik kepindahan ini. "Semoga sukses di tahap baru, saudaraku," tulis Núñez di media sosial.
Liverpool jelas butuh sosok berpengalaman untuk menutup lubang di pertahanan. Dukungan penuh dari Anfield mungkin menjadi elemen yang hilang untuk mengembalikan performa terbaik Araújo. Jika ia fit, ini bisa menjadi salah satu keputusan terbaik musim panas ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang