Daniel Maldini menorehkan tinta emas dalam kariernya. Gelandang serang berusia 24 tahun itu mencetak gol pertamanya untuk Cagliari dalam kemenangan 1-0 atas Lecce di Serie A, Selasa dini hari WIB. Gol tersebut tidak hanya membawa Cagliari ke posisi kesembilan klasemen sementara, tetapi juga mencatatkan namanya sebagai pemain yang telah mencetak gol untuk enam klub Serie A berbeda.
Maldini, putra legenda Paolo Maldini, kini telah membela dan mencetak gol untuk Milan, Spezia, Monza, Atalanta, Lazio, dan Cagliari. Hebatnya, semua itu ia lakukan di usia yang masih sangat muda, 24 tahun. Menurut data Opta, tidak ada pemain lain yang mampu mencetak gol untuk lebih banyak klub Serie A sejak gol pertama Maldini di kasta tertinggi Italia pada September 2021 silam.
Perjalanan Maldini di Serie A memang unik. Ia memulai karier di Milan, klub yang membesarkan namanya, dan mencetak gol pertama saat melawan Spezia pada 2021. Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke Spezia, lalu Monza, sebelum akhirnya bergabung dengan Atalanta dan Lazio. Kini, di Cagliari, ia kembali menunjukkan tajinya. Satu-satunya klub yang ia bela namun gagal mencetak gol adalah Empoli.
Gol ke gawang Lecce menjadi bukti bahwa Maldini masih memiliki kualitas di level tertinggi. Meski sering dianggap sebagai pemain pelapis, ia mampu memberikan kontribusi nyata bagi timnya. Pelatih Cagliari, Fabio Pisacane, tentu berharap gol ini menjadi awal kebangkitan Maldini bersama Cagliari.
Dengan tambahan tiga poin dari laga melawan Lecce, Cagliari kini menempati posisi kesembilan dengan koleksi poin yang cukup kompetitif. Maldini pun diharapkan bisa terus menjadi pembeda di lini serang Cagliari. Jika ia mampu konsisten, bukan tidak mungkin ia kembali menarik perhatian klub-klub besar Serie A.
Bagi Maldini, catatan ini adalah pengingat bahwa ia bukan sekadar nama besar. Ia adalah pemain yang haus akan gol dan siap membuktikan diri di setiap kesempatan. Serie A pun menjadi saksi perjalanan seorang pemuda yang kini menjelma menjadi 'journeyman' dengan segudang pengalaman.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang