Badai kritik mendadak menerpa kubu Manchester City setelah rentetan hasil buruk memaksa mereka kehilangan konsistensi di papan atas Premier League. Menelan tiga kekalahan beruntun tentu bukan pemandangan biasa bagi tim raksasa Inggris, namun sang juru taktik tetap menunjukkan kepala dingin di tengah tekanan publik yang mulai memanas.
Kekalahan menyakitkan 1-3 dari Nottingham Forest pada pekan kesepuluh memperpanjang tren negatif The Cityzens usai sebelumnya takluk di tangan Brighton and Hove Albion serta Aston Villa. Meski posisi mereka di tangga kedua klasemen sementara mulai goyah dengan koleksi 21 poin dari 10 pertandingan, sang pelatih menolak panik berlebihan menyikapi situasi pelik ini.
"Kami sempat menang tujuh kali beruntun dan sekarang kalah tiga kali berturut-turut, sehingga kami butuh keseimbangan untuk mengatasinya," ujar pelatih asal Italia tersebut dalam sesi jumpa pers pascalaga, menyoroti pentingnya menjaga mentalitas skuad asuhannya. Situasi ini membuat ketajaman bomber andalan Erling Haaland dan kolega mendadak tumpul dalam tiga laga terakhir di liga.
Memanfaatkan momentum jeda internasional yang datang di waktu tepat, manajemen klub berharap ada evaluasi total demi mengembalikan sentuhan magis permainan tim. Jeda dua pekan menuju laga selanjutnya pada 21 November mendatang akan difokuskan untuk membenahi lini pertahanan yang rapuh serta mengembalikan ketajaman lini serang.
Posisi City kini semakin rawan karena kejaran ketat para rival terdekat di zona Liga Champions yang siap memanfaatkan setiap selisih gol dan poin. Konsistensi mutlak diperlukan sekembalinya kompetisi domestik nanti jika skuad asuhan sang pelatih tidak ingin terlempar dari persaingan jalur juara musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang