Stadion Etihad mendadak tegang ketika Manchester City harus melalui drama adu penalti yang menegangkan untuk menyingkirkan Brighton & Hove Albion di ajang Carabao Cup, Kamis dini hari WIB. Bermain di kandang sendiri, skuad asuhan Pep Guardiola sempat dibuat kewalahan oleh perlawanan sengit tim tamu sebelum akhirnya memastikan tiket perempat final lewat kemenangan penalti 4-3 usai bermain imbang 2-2 di waktu normal.

Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal dan publik tuan rumah dikejutkan oleh gol pembuka Brighton pada menit ke-30. Malick Yalcouye mencatatkan namanya di papan skor melalui tembakan voli indah dari dalam kotak penalti yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Geronimo Rulli. Tertinggal lebih dulu, The Citizens langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan di hadapan pendukung sendiri.

Upaya keras tuan rumah membuahkan hasil jelang turun minum ketika gelandang berpengalaman Mateo Kovacic menyamakan kedudukan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-40. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama usai, namun kejutan kembali terjadi ketika paruh kedua baru berjalan dua menit saat Georginio Rutter membawa Brighton kembali memimpin 2-1.

Dalam situasi terdesak, Victor Reis muncul sebagai pahlawan penyelamat tuan rumah lewat golnya pada menit ke-72. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Rayan Cherki, tembakan terukur Reis mengubah skor menjadi 2-2 dan bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa laga dilanjutkan langsung ke babak adu penalti tanpa melalui extra time.

Pada babak tos-tosan, ketegangan mencapai puncaknya sebelum akhirnya ketangguhan mental pasukan tuan rumah berbicara banyak. Geronimo Rulli tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah sukses menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Brighton, memastikan keunggulan penalti 4-3 sekaligus mengantar Manchester City melenggang mulus ke babak perempat final Carabao Cup.