Sang juara bertahan Manchester City harus melalui drama adu penalti yang menegangkan untuk menyingkirkan Brighton & Hove Albion dan melangkah ke babak perempat-final Carabao Cup di Stadion Etihad. Pertandingan sengit ini berakhir imbang 2-2 di waktu normal, memaksa kedua tim langsung ditentukan nasibnya melalui titik putih. Dilansir dari Sky Sports, pasukan Enzo Maresca sukses mengamankan kemenangan 4-3 dalam adu penalti setelah Rayan Cherki mencetak penalti penentu yang memastikan tiket lolos ke fase berikutnya.

Brighton tampil impresif dan sempat dua kali memimpin jalannya laga lewat aksi memukau Malick Yalcouye dan sepakan first-time Georginio Rutter di awal babak kedua. Fabian Hurzeler meracik taktik yang membuat tim tamu mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan dan merepotkan lini belakang City. Kendati demikian, mental juara berbicara ketika Mateo Kovacic sukses menyamakan kedudukan di babak pertama lewat tendangan terarah ke sudut gawang, merespons gol kontroversial Yalcouye yang sempat memicu protes di kubu tuan rumah.

Meski tidak menurunkan sejumlah pilar utama yang diistirahatkan oleh sang pelatih, City tetap mampu menemukan cara untuk bangkit dari situasi tertinggal. Gol kedua tuan rumah lahir dari tendangan bebas Rayan Cherki yang sempat mengalami defleksi membentur Vitor Reis, mengecoh kiper Jason Steele dan mengubah skor menjadi 2-2. Gelombang serangan di pengujung laga dari kedua tim gagal membuahkan gol kemenangan di waktu normal, sehingga drama adu penalti menjadi satu-satunya penentu.

Kiper Geronimo Rulli tampil sebagai pahlawan kemenangan tuan rumah di bawah mistar gawang dengan mementahkan eksekusi penalti dari Yasin Ayari dan Lewis Dunk. Kegagalan tersebut membuat Brighton harus gigit jari setelah menampilkan performa berani yang sebenarnya layak mengantarkan mereka lolos. Di sisi lain, kemenangan dramatis ini menjaga asa City untuk mempertahankan trofi domestik mereka musim ini di tengah jadwal padat kompetisi.

Hasil pahit ini tentu menyisakan kekecewaan mendalam bagi skuad asuhan Fabian Hurzeler yang mendominasi jalannya pertandingan di Etihad. Namun, kesempatan balas dendam sudah menanti di depan mata karena kedua tim dijadwalkan langsung berjumpa kembali dalam lanjutan kompetisi Premier League pada akhir pekan ini. Atmosfer panas dipastikan bakal kembali tersaji di lapangan hijau.