Manchester City dikabarkan semakin dekat untuk merekrut gelandang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi, pada bursa transfer musim panas ini. Kabar ini mencuat setelah pelatih Lille, Davide Ancelotti, secara terbuka mengonfirmasi adanya negosiasi antara kedua klub.

Bouaddi menjadi salah satu bintang muda yang bersinar di Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 18 tahun itu tampil impresif bersama Maroko, yang berhasil melaju hingga perempat final. Penampilannya yang matang di usianya yang masih muda membuat banyak klub elite Eropa meliriknya.

Musim lalu, Bouaddi menjadi pilar penting Lille yang finis ketiga di Ligue 1 dan memastikan tiket ke Liga Champions. Performa konsistennya itu pula yang membuatnya menembus timnas Maroko, hanya beberapa minggu sebelum Piala Dunia dimulai.

Dalam laga uji coba melawan Everton akhir pekan lalu, Bouaddi hanya bermain 45 menit. Hal ini memicu spekulasi bahwa ia sedang dijaga kebugarannya untuk menyelesaikan transfer. Ancelotti, yang baru mengambil alih kursi pelatih Lille, menanggapi ketertarikan City dengan lugas.

“Tentu saja, ada negosiasi. Banyak klub yang tertarik padanya,” ujar Ancelotti kepada Ouest France, seperti dilansir dari FourFourTwo. Namun, ia menegaskan bahwa kesepakatan belum final. “Dia pemain yang sangat, sangat bagus dan saya harap dia bertahan bersama kami. Musim dimulai minggu depan dan saya menganggapnya sebagai pemain yang saya miliki.”

Soal pengurangan menit bermain Bouaddi di Merseyside, Ancelotti menjelaskan: “Dia siap secara fisik dan bermain 45 menit — tapi itu hanya karena saya harus mengatur waktu bermainnya.”

Bouaddi disebut memiliki banderol sekitar €100 juta (sekitar Rp1,7 Triliun). Angka itu dinilai sepadan dengan potensi jangka panjang yang dimilikinya. Di sisi lain, Enzo Maresca tengah mencari pengganti Rodri, setelah menyepakati biaya transfer sebesar £65 juta (sekitar Rp1,3 Triliun) dengan Barcelona untuk gelandang asal Spanyol tersebut.