Como dikabarkan masih menjadikan Moise Kean sebagai target utama penyerang pada bursa transfer musim panas ini. Namun, ada syarat besar yang harus dipenuhi sebelum mereka bisa bergerak serius: menjual setidaknya tiga pemain inti terlebih dahulu.
Menurut laporan dari Football Italia, pelatih Cesc Fabregas ingin menambah amunisi di lini depan untuk bersaing dengan Tasos Douvikas. Apalagi, Como akan tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya pada musim 2026-27. Kean, yang kini membela Fiorentina, dinilai sebagai sosok ideal untuk memimpin lini serang mereka.
Penyerang berusia 26 tahun itu memang sedang dalam performa impresif. Sejak bergabung dengan Fiorentina dari Juventus dua tahun lalu, ia sudah mencetak 27 gol di liga. Bersama tim nasional Italia, catatannya juga mentereng dengan 13 gol dari 26 penampilan. Tak heran jika ia menjadi buruan utama Como.
Selain soal kualitas, Kean juga punya nilai lebih karena berstatus pemain lokal atau locally-trained. Ini penting bagi Como yang harus memenuhi aturan UEFA terkait kuota pemain lokal di skuat Liga Champions. Kehadirannya bisa menjadi solusi strategis untuk memenuhi regulasi tersebut.
Namun, sebelum bisa mengajukan tawaran resmi, Como harus melepas sejumlah pemain. Salah satu yang paling rumit adalah Alvaro Morata. Ia sempat dikaitkan dengan Atlanta United di MLS, tetapi klub asal Amerika Serikat itu kini lebih condong ke Breel Embolo dari Swiss. Situasi ini membuat masa depan Morata di Como masih menggantung.
Selain Morata, ada Ignace van der Brempt yang diminati Genoa, Marseille, dan Werder Bremen. Sementara itu, Matthias Braunoeder yang musim lalu dipinjamkan ke Bari di Serie B, juga mendapat minat dari Virtus Entella. Jika ketiganya hengkang, Como akan punya ruang finansial dan skuat untuk mengejar Kean.
Dengan langkah ini, Como tampaknya serius membangun tim yang kompetitif untuk pentas Eropa. Kean bisa menjadi mahkota dari proyek ambisius mereka, asalkan teka-teki penjualan pemain segera tuntas.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang