Tekanan besar kini tengah menghimpit kursi kepelatihan Manchester United setelah serangkaian hasil buruk yang terus berlanjut. Dilansir dari ESPN FC, manajemen klub dikabarkan mulai serius mempertimbangkan opsi pengganti menyusul posisi Michael Carrick yang berada di ujung tanduk. Situasi ini tidak lepas dari rentetan delapan pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi yang membuat Setan Merah terpuruk di papan bawah klasemen.
Badai kritik di Old Trafford semakin menjadi setelah United secara mengejutkan dipermalukan oleh Bournemouth dengan skor telak 3-0 di kandang sendiri. Kekalahan memalukan tersebut datang hanya berselang lima hari setelah kekalahan 4-1 dari Como di ajang Liga Champions pada hari Rabu sebelumnya. Dampak dari rentetan hasil negatif ini membuat posisi tim asuhan Carrick kini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara Premier League, hanya berjarak satu poin saja dari zona degradasi yang sangat mengancam.
Melihat situasi krisis yang kian memuncak, sumber internal klub menyebutkan bahwa manajemen telah menyiapkan langkah antisipasi jika pemecatan benar-pemecatan terjadi. Sejumlah nama pelatih top kini masuk dalam radar incaran utama untuk mengambil alih kendali taktik tim. Mantan pelatih Newcastle United Eddie Howe serta mantan juru taktik Timnas Jerman Julian Nagelsmann, yang saat ini sama-sama tengah menganggur, masuk ke dalam daftar kandidat kuat pengganti.
Selain kedua nama tersebut, bursa kandidat juga diramaikan oleh beberapa figur familiar lainnya. Mantan pelatih Ipswich Town Kieran McKenna sempat meninggalkan kesan positif saat melakukan pembicaraan dengan petinggi klub pada musim panas 2024 lalu. Di sisi lain, mantan pelatih Napoli Antonio Conte juga dikabarkan terbuka untuk melakukan negosiasi jika manajemen melayangkan panggilan resmi kepadanya dalam waktu dekat.
Sebelumnya, manajemen Setan Merah sempat menghabiskan banyak waktu untuk melakukan peninjauan mendalam terhadap sejumlah pelatih sebelum akhirnya memutuskan memberi kontrak berdurasi dua tahun kepada Carrick pada bulan Mei lalu. Keputusan itu diambil menyusul kesuksesan masa kepelatihan interimnya. Menanggapi masa depannya yang kini berada dalam ketidakpastian usai dibungkam Bournemouth, Carrick mengaku dirinya hanya bisa pasrah. "Saya sangat memahami situasinya," ujar sang pelatih. "Saya tidak berharap banyak, jujur saja. Saya hanya akan melanjutkan pekerjaan seperti biasa," pungkasnya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang