Insiden menegangkan terjadi di Tikungan 1 sprint race Marc Marquez ketika bersenggolan dengan pembalap lain hingga memicu drama di lintasan. Pembalap berpaspor Spanyol itu dengan tegas menyebut dirinya tidak melakukan manuver aneh apa pun ketika insiden tabrakan tersebut terjadi dan langsung melambungkan posisinya di papan atas.

Kondisi memanas di tikungan pertama ketika motor yang dikendarai oleh Marco Bezzecchi tersenggol hingga terpelanting keluar lintasan dan gagal melanjutkan sisa balapan. Marquez berdalih bahwa ia tetap berada di jalur balap ideal miliknya, sebelum akhirnya merasa terkejut mendapati rivalnya itu sudah berada di sisi dalam saat hendak melibas tikungan krusial tersebut.

Dampak dari insiden itu justru menjadi titik balik krusial bagi sang juara dunia, terutama dalam persaingan ketat melawan Jorge Martin di klasemen sementara. Beruntung bagi Marquez, ia masih mampu menjaga keseimbangan kuda besinya dan langsung mendulang tambahan 12 poin penuh usai keluar sebagai yang tercepat di garis finis.

Tambahan poin maksimal ini membuat jarak keunggulan di klasemen melebar menjadi 49 angka atas pesaing terdekatnya tersebut. Meski selisih poin kini semakin menganga lebar, peluang mutlak untuk mengunci gelar juara dunia di Sirkuit Lusail masih terhitung cukup kecil dan membutuhkan kombinasi hasil sempurna.

Secara matematis, skenario mutlak agar gelar juara bisa disegel akhir pekan ini adalah Marquez wajib keluar sebagai pemenang balapan utama, sementara sang rival utama gagal mendulang satu pun poin tambahan. Situasi menegangkan ini tentu menuntut konsentrasi tingkat tinggi bagi seluruh kandidat juara di sisa seri balapan musim ini.