Pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, tidak ingin jemawa meski berada di jalur perebutan gelar juara dunia. Selepas merampungkan sesi latihan bebas dan practice di Sirkuit Losail, rider asal Spanyol itu secara terbuka menyebut persaingan menuju tangga juara masih membentang sangat panjang.
Sorotan utama Marquez tertuju pada penampilan impresif para rival di lintasan. Dilansir dari CNN Indonesia, pembalap Aprilia yaitu Marco Bezzecchi tampil begitu meyakinkan, sementara Fabio Di Giannantonio sukses mencatatkan waktu tercepat di hari Jumat. Situasi ini membuat persaingan memanas dan menuntut fokus tingkat tinggi dari seluruh garasi tim.
Lebih lanjut, Marquez menilai Bezzecchi melaju tanpa beban sehingga mampu terus memacu motornya secara maksimal sepanjang akhir pekan. Ancaman serupa juga datang dari Jorge Martin yang tetap kompetitif di atas lintasan meski tengah dibekap cedera. Faktor-faktor inilah yang membuat sang juara dunia enggan buru-buru merayakan gelar.
Secara matematis untuk mengunci gelar di Qatar, Marquez wajib menjaga selisih keunggulan hingga 74 poin atas para pesaing terdekatnya. Angka tersebut merupakan akumulasi maksimal poin dari dua seri balapan, yang mencakup 25 poin dari sesi full race serta 12 poin dari sprint race.
Jika skenario selisih 74 poin tersebut berhasil diwujudkan, gelar juara dunia dipastikan berada di tangan Marquez. Keunggulan jumlah kemenangan seri musim ini akan menjadi penentu akhir yang mengamankan posisinya di puncak klasemen meskipun perolehan poin nantinya disamai oleh rival.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang