Dominasi Marc Marquez di ajang balap motor paling bergengsi dunia kembali memakan korban sejarah. Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut sukses mempertajam rekornya sebagai raja sprint race sepanjang masa usai keluar sebagai yang tercepat di Pertamina MotoGP Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026, Sabtu (10/10).

Hasil gemilang di Sirkuit Mandalika ini sekaligus menandai kemenangan sprint race ke-23 bagi pembalap andalan Ducati tersebut. Catatan impresif ini semakin memperkukuh posisi Marquez di puncak daftar pemenang sprint race terbanyak dalam sejarah MotoGP, meninggalkan para rival terdekatnya di barisan depan.

Kemenangan krusial di Indonesia ini juga sekaligus memutus tren buruk Marquez yang sebelumnya tak pernah merasakan manisnya podium tertinggi di Mandalika. Tambahan 12 poin penting berhasil melesatkan posisi sang juara dunia bertahan ke puncak klasemen sementara, memberikan tekanan psikologis besar bagi para pesaingnya dalam perebutan gelar.

Jalannya balapan pendek hari Sabtu ini diwarnai drama sengit sejak tikungan pertama yang melibatkan insiden benturan antara Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi. Memanfaatkan situasi penuh kekacauan tersebut, Marquez tampil sangat jeli dan tenang untuk mengambil alih pimpinan lomba, ditambah dengan masalah teknis yang mendera Jorge Martin di tengah sesi.

Hingga saat ini, Jorge Martin masih membuntuti Marquez di urutan kedua dalam daftar koleksi kemenangan terbanyak dengan raihan 20 kali, sementara Francesco Bagnaia berada di peringkat ketiga lewat torehan 14 kali menang. Keberhasilan di Mandalika ini kian memperbesar peluang Marquez untuk kembali menguasai takhta juara dunia di penghujung musim.