Emi Martinez tengah berada dalam situasi yang tidak menentu setelah langkahnya bergabung dengan Juventus gagal di menit-menit akhir. Kiper asal Argentina berusia 33 tahun itu sebenarnya telah menjadi bagian penting dari perjalanan Aston Villa selama enam tahun terakhir, termasuk membantu tim meraih trofi Liga Europa pada musim lalu. Namun kini, dengan kedatangan kiper baru yang sudah di depan mata, posisinya di Villa Park semakin dipertanyakan.
Villa dikabarkan akan segera mendatangkan Zion Suzuki dari Parma dengan nilai transfer sekitar £30 juta (sekitar Rp600 miliar). Kiper asal Jepang itu diplot sebagai pengganti Martinez, meskipun kepindahan Martinez ke Juventus justru batal. Juventus akhirnya beralih ke Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur dengan status pinjaman dan opsi pembelian senilai £8,6 juta (sekitar Rp172 miliar).
Sumber di Italia mengonfirmasi bahwa kegagalan transfer Martinez murni karena perbedaan nilai transfer. Villa membanderol Martinez sekitar £10 juta (sekitar Rp200 miliar), sementara Juventus menilai angka tersebut terlalu tinggi. Tidak ada masalah medis yang menghalangi, meskipun Martinez sempat mengalami retak jari saat pemanasan sebelum final Liga Europa melawan Freiburg pada Mei lalu. Ia bahkan mengaku masih bermain dengan cedera tersebut saat membela Argentina di Piala Dunia.
Villa sebenarnya terbuka untuk menjual Martinez, yang bergabung dari Arsenal pada 2020 dengan biaya £17 juta (sekitar Rp340 miliar). Keputusan ini bukan karena keraguan terhadap kualitasnya, melainkan lebih kepada kebutuhan klub untuk meremajakan skuad dan memperbaiki kondisi keuangan. Musim panas ini, Villa sudah melepas Morgan Rogers ke Chelsea dengan nilai fantastis £117 juta (sekitar Rp2,3 triliun), serta menjual Youri Tielemans dan Lucas Digne demi mematuhi aturan financial fair play UEFA dan Premier League.
Direktur operasional sepak bola Villa, Damian Vidagany, sebenarnya sempat menyatakan bahwa Martinez akan bertahan. Dalam wawancara bulan lalu, ia menegaskan bahwa klub tidak berniat melepas kiper andalannya itu. Namun kenyataannya, Villa kini harus mencari jalan keluar untuk Martinez atau meninggalkan aset mahal di bangku cadangan. Pasar transfer Premier League akan ditutup pada 1 September, tetapi Martinez masih punya peluang hengkang ke Arab Saudi yang bursanya berlangsung hingga 12 Oktober, atau ke Turki yang tenggatnya 4 September.
Ini bukan pertama kalinya Martinez hampir meninggalkan Villa. Musim panas lalu, Manchester United sempat menginginkannya, tetapi manajemen Setan Merah lebih memilih menginvestasikan dana besar untuk lini serang, termasuk membeli Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo. Alhasil, Martinez bertahan dan akhirnya mengantarkan Villa meraih trofi Liga Europa, mengakhiri 30 tahun puasa gelar. Kini, masa depannya kembali menjadi tanda tanya besar, dan para pendukung Villa tentu berharap ada kejelasan secepatnya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang