Situasi internal Napoli mendadak bergejolak setelah pihak klub secara mengejutkan membatalkan sesi jumpa pers pelatih Max Allegri hanya 10 menit sebelum acara dimulai. Keputusan mendadak ini langsung memicu gelombang spekulasi baru terkait masa sang allenatore di Stadio Diego Armando Maradona. Kegaduhan ini muncul pada saat yang sangat krusial bagi tim, mengingat mereka harus segera bangkit dari rentetan hasil minor di berbagai ajang kompetisi.

Badai kritik menerpa Partenopei menyusul kekalahan beruntun di Serie A dari Juventus serta kekalahan telak 4-1 saat bertamu ke markas FC Porto di ajang Liga Champions. Perjalanan ke Portugal tersebut bahkan meninggalkan luka dan ketegangan di ruang ganti, ditandai oleh komentar samar Matteo Politano tentang tanggung jawab pemain serta perselisihan di atas lapangan antara Kevin De Bruyne dan Lorenzo Lucca yang terekam kamera.

Dilansir dari Football Italia, para awak media dan juru kamera sebenarnya sudah bersiap di ruangan ketika pengumuman pembatalan mendadak itu disampaikan tanpa penjelasan rinci. Langkah misterius ini membuat atmosfer di dalam skuad semakin panas, terlebih setelah presiden klub memutuskan untuk mengisolasi seluruh pemain dalam masa pemusatan latihan tertutup atau ritiro di Castel Volturno sejak hari Jumat lalu.

Presiden klub Aurelio De Laurentiis dikabarkan hadir langsung di pusat latihan untuk memantau situasi dan mengambil kendali di tengah krisis yang melanda tim. Berdasarkan laporan Sky Sport Italia, keputusan untuk membatalkan jumpa pers tersebut murni datang langsung dari sang presiden, meski alasan di balik pengumuman mendadak saat para jurnalis sudah berkumpul masih belum diketahui secara pasti.

Tekanan kini berada di pundak skuad jelang pertandingan kandang menghadapi Lazio akhir pekan ini yang diprediksi bakal berjalan sangat sengit. Jika gagal mengamankan hasil positif di kandang sendiri, posisi pelatih dan stabilitas internal klub peraih Scudetto ini diyakini akan semakin berada di ujung tanduk di tengah amukan para suporter.