Ketika Rose Lavelle mendapati dirinya sebagai satu-satunya pemain asal Amerika Serikat yang masuk dalam daftar 30 nomine Ballon d'Or Féminin, ia hanya bisa tertawa. Gelandang andalan USWNT ini merasa beruntung dikelilingi oleh talenta hebat di negaranya, namun fakta tersebut menyoroti sebuah pergeseran besar dalam peta kekuatan sepak bola wanita global.
Dominasi Amerika Serikat di kancah individu perlahan memudar seiring bangkitnya sepak bola Eropa, yang dipimpin oleh Spanyol. Gelar Piala Dunia 2023 milik La Roja menjadi titik balik utama, ditambah struktur penghargaan Ballon d'Or yang selaras dengan kalender kompetisi Eropa, membuat liga domestik seperti NWSL kerap berada dalam posisi yang kurang menguntungkan bagi para pemilih.
Mantan pemain tim nasional Crystal Dunn secara terbuka mengakui bahwa penghargaan bergengsi ini cenderung lebih memihak kepada para pemain yang berkarier di Benua Biru. Dalam satu dekade terakhir, nama-nama besar seperti Alexia Putellas dan Aitana Bonmatí dari Spanyol bergantian merajai podium tertinggi, memutus rantai kejayaan Amerika yang terakhir kali diwakili oleh Megan Rapinoe pada 2019 silam.
Meski demikian, kualitas talenta dari Negeri Paman Sam sebenarnya tidak pernah benar-benar surut. Nama-nama seperti Sophia Wilson, Lindsey Heaps, hingga Trinity Rodman sempat menghiasi jajaran atas Ballon d'Or 2024 setelah mengantar negaranya merebut medali emas Olimpiade. Pelatih kepala USWNT, Emma Hayes, bahkan pernah mengkritik keras sistem penghargaan yang kerap mengabaikan kontribusi pemain bertahan kelas dunia seperti Naomi Girma serta jadwal seremoni yang sering kali berbenturan dengan agenda internasional.
Dilansir dari ESPN FC, dominasi Spanyol dan klub-klub elite Eropa kini menjadi standar baru dalam menilai keunggulan teknik dan taktik di mata para panelis voting. Apakah pemain Amerika Serikat akan kembali merengkuh status pemain terbaik dunia dalam waktu dekat? Jawabannya tampaknya masih cukup berat, kecuali jika generasi penerus mampu merebut kembali panggung utama sepak bola internasional pada Piala Dunia 2027 mendatang.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang