Tekanan luar biasa kini tengah menghantam Michael Carrick menyusul rentetan hasil buruk yang terus melilit Setan Merah. Kekalahan memalukan tiga gol tanpa balas di kandang sendiri saat menjamu Bournemouth membuat posisi sang juru taktik berada di ujung tanduk. Situasi ini langsung memantik reaksi keras dari para pengamat sepak bola, termasuk pandit kenamaan yang memprediksi akhir dari masa kepelatihannya di Old Trafford.
Dilansir dari Sky Sports, hasil minor tersebut membuat Manchester United kini terpuruk di dekat zona degradasi menyusul awal musim paling mengecewakan dalam sejarah Premier League. Gary Neville mengakui bahwa situasinya sudah terlampau sulit bagi mantan rekan setimnya itu untuk mempertahankan kursi manajer, sementara Jamie Carragher dengan tegas mendesak manajemen klub agar segera mengambil keputusan pemecatan sesegera mungkin demi kebaikan semua pihak.
Gelombang keputusasaan kian terasa ketika para pendukung setia melantunkan nama sang pelatih usai laga sebagai bentuk apresiasi emosional yang diduga kuat menjadi gestur perpisahan. Badai internal kian memuncak setelah kapten tim, Bruno Fernandes, dicadangkan sepanjang pertandingan akibat sempat mengkritik taktik pelatih pasca kekalahan telak di kancah Eropa.
Keputusan mencadangkan sang kapten murni diambil atas dasar pertimbangan taktik sepak bola, meski hal itu gagal menyelamatkan muka tim dari amukan Bournemouth di kandang sendiri. Kini, manajemen klub dihadapkan pada pilihan sulit untuk segera melakukan perombakan demi menyelamatkan sisa musim kompetisi yang kian merosot drastis.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang