Badai tekanan kini tengah menghantam Manchester United setelah hasil imbang dramatis 4-4 kontra Aston Villa membuat posisi mereka semakin terpuruk di papan bawah klasemen Premier League. Tertahan di peringkat ke-18 setelah melalui 10 pertandingan awal musim, Setan Merah mencatatkan start terburuk mereka sejak musim 1986/1987 silam ketika sempat menduduki posisi ke-20 klasemen.
Pertandingan yang diwarnai dua gol pada masa tambahan waktu tersebut menyelamatkan tim tuan rumah dari kekalahan memalukan di kandang sendiri. Kendati demikian, tambahan satu angka sama sekali belum cukup untuk mengangkat moral publik Old Trafford, mengingat rentetan hasil tanpa kemenangan di liga kini telah melarut hingga delapan pertandingan beruntun menjelang jeda internasional November.
Pelatih Michael Carrick mendapati dirinya berada dalam situasi pelik usai laga ketika dicecar pertanyaan seputar masa depannya oleh jurnalis Sky Sports, Patrick Davison. Dalam sesi tanya jawab yang cukup tegang di pinggir lapangan, sang juru taktik secara tegas menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat mundur dan tetap optimistis bisa memegang kendali tim.
Ketika ditanya mengenai ekspektasinya dalam beberapa pekan ke depan di tengah krisis yang melanda, Carrick memberikan respons menantang kepada awak media. Mantan gelandang tim nasional Inggris tersebut menegaskan bahwa dirinya sangat memahami situasi sulit klub yang kekurangan kemenangan, namun ia tetap bersikeras untuk melanjutkan pekerjaannya.
"Kami paham situasinya; kami belum memenangi cukup banyak pertandingan. Tapi saya berharap untuk terus maju dan membenahi hal-hal yang telah kami kerjakan, menunjukkan banyak sisi positif dari pertandingan hari ini, memperketat lini pertahanan dari kesalahan-kesalahan, dan kembali memenangi pertandingan," ujar Carrick dalam wawancara yang dilansir dari Sky Sports.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang