Tekanan berat tengah menggelayuti penyerang sayap andalan Vinicius Junior setelah dirinya kembalimendapatkan siulan cemoohan dari publik sendiri. Momen kurang mengenakkan itu terjadi ketika Real Madrid sukses meraih kemenangan telak 4-1 atas RB Leipzig di ajang Liga Champions. Penyerang asal Brasil tersebut harus rela ditarik keluar pada menit ke-70 setelah gagal mencatatkan namanya di papan skor, memperpanjang catatan mandul golnya menjadi sembilan pertandingan beruntun di semua kompetisi bersama Los Blancos musim ini.

Situasi pelik ini langsung memancing reaksi keras dari sang juru taktik, Jose Mourinho. Pelatih kepala Madrid tersebut dengan tegas memberikan pembelaan terbuka kepada sang pemain di hadapan media. Dilansir dari ESPN FC, Mourinho memahami betul betapa mental seorang pemain bisa tergerus ketika kritikan pedas justru datang dari pendukung sendiri di stadion kebanggaan mereka, alih-alih dari suporter lawan yang biasanya justru memicu adrenalin bertanding.

Lebih lanjut, pelatih asal Portugal itu menilai bahwa kontribusi Vinicius di atas lapangan tidak serta-merta bisa diukur hanya dari jumlah gol semata. Menurutnya, pemain bernomor punggung tersebut tetap menjalankan tugas taktik dengan sangat disiplin, membantu lini pertahanan dengan baik, serta nyaris mencatatkan gol spektakuler jika saja kiper lawan tidak melakukan penyelamatan gemilang. Mourinho menyarankan agar sang pemain fokus menjalani program latihan fisik individual selama menjalani masa hukuman skorsing di kompetisi domestik.

Dukungan moral serupa juga datang dari bintang lini depan anyar klub, Kylian Mbappe. Pemain timnas Prancis yang keluar sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut meyakini bahwa kemarahan dan kekecewaan yang dirasakan oleh rekan setimnya adalah hal yang wajar. Menurut Mbappe, rasa tidak puas tersebut justru membuktikan tekad besar Vinicius untuk terus mendedikasikan yang terbaik bagi klub dan para suporter setia.

Kini, tantangan terbesar bagi sang winger adalah menjaga ketenangan mental di tengah paceklik gol yang tengah melanda penampilannya musim ini. Dengan sanksi larangan bermain di liga domestik yang masih harus dijalaninya dalam beberapa pekan ke depan, ruang bagi pemain untuk melakukan introspeksi dan pemulihan fisik terbuka lebar. Publik ibu kota tentu berharap ketajaman sang bintang segera kembali demi menjaga ambisi besar klub dalam perburuan gelar juara musim ini.