Kejutan besar terjadi di hadapan publik sendiri ketika Naomi Osaka harus mengubur impiannya di ajang Pan Pacific Open. Tampil sebagai unggulan ketujuh dan baru saja memetik kemenangan meyakinkan atas Jasmine Paolini pada babak pertama di Tokyo, langkah petenis bintang tuan rumah itu justru dihentikan oleh remaja asal Slovakia secara dramatis.

Adalah petenis muda berbakat berusia 18 tahun, Mia Pohankova, yang sukses menciptakan kejutan dengan menumbangkan Osaka dua set langsung 6-3 dan 7-5. Tampil tanpa beban dengan status penerima fasilitas wild-card, juara kategori tunggal remaja Wimbledon 2025 itu mampu meredam permainan agresif sang mantan juara dunia dan mengamankan tiket menuju babak perempat final turnamen.

Hasil minor ini tentu menjadi pukulan telak bagi performa Osaka yang sempat memukau publik lewat penampilan energiknya di babak sebelumnya. Tekanan besar dari pendukung sendiri tampaknya gagal dimanfaatkan dengan baik setelah Pohankova tampil disiplin dan memanfaatkan setiap celah di set kedua untuk mengunci kemenangan krusial dalam karier mudanya.

Menatap babak perempat final berikutnya, Pohankova dijadwalkan bakal menghadapi tantangan dari Alycia Parks yang sebelumnya sukses menyingkirkan lawannya dengan skor meyakinkan 6-3 dan 6-1. Di sisi lain, persaingan ketat di turnamen ini juga diwarnai oleh sejumlah kejutan lain, termasuk kemenangan Leylah Fernandez atas unggulan kelima Elise Mertens melalui tie-break ketat.

Dinamika turnamen di Jepang ini semakin menarik setelah beberapa petenis unggulan lain seperti Maja Chwalinska dan Belinda Bencic terpaksa mundur akibat cedera paha kiri serta pergelangan kaki kanan. Keadaan tersebut membuka persaingan gelar juara semakin terbuka lebar bagi para petenis kuda hitam yang masih bertahan di sisa kompetisi pekan ini.